DPD JPKP Bontang Resmi Dikukuhkan

BALIKPAPAN - Dewan Pengurus Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kota Bontang resmi dikukuhkan. Seremonial pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera petaka oleh Bendahara umum DPP JPKP Herlina Prawirosoekarto kepada Ketua DPD JPKP Bontang Anugrah, Sabtu (17/3) sore. 

Sebelumnya, pengurus JPKP Bontang terlebih dahulu mengikuti diskusi panel dan Pembukaan Musyawarah Kerja JPKP Kaltim yang diisi oleh panelis Anggota DPR RI dapil Kaltim, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, serta Komite I DPD RI Kaltim-Kaltara, Drs. H. Muhammad Idris, di Lantai 8 Gedung Parkir Klandasan, Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Dalam sambutannya, Herlina selaku pemegang mandat ketua umum JPKP pusat mengatakan berdirinya JPKP Bontang diharapkan mampu memperkuat jaringan kerelawanan yang siap mengabdi untuk Negeri tanpa syarat.

Menurutnya, setiap perjuangan yang diniatkan dan dikerjakan secara nyata untuk membela kaum lemah demi sebuah kebenaran dan keadilan selalu bermanfaat dan ditunggu oleh orang banyak.

"Sebagai relawan terstruktur tanpa terikat oleh organisasi manapun dan tidak berafiliasi dengan partai politik apapun, JPKP harus selalu siap memberikan fungsi pengawasan kepada setiap kebijakan yang ada," ujarnya. 

Sementara itu,  ketua DPD JPKP Bontang, Anugrah mengatakan, organisasi ini dirasa sangat menarik dan menantang untuk mengasah ilmu pengetahuan serta pengalaman dalam membantu atau memperjuangkan hak-hak masyarakat yang tertindas.

"Organisasi ini sangat menantang,  karena JPKP terbentuk kuat dan mapan dari bawah, terdiri dari relawan-relawan yang siap mengabdi tanpa syarat untuk ikut mengawasi dan mendampingi setiap kebijakan Pemerintah," tuturnya.

Untuk itu, kata dia, mari kita berpartisipasi dan berkontribusi nyata dalam memperkuat fungsi pengawasan secara real dilapangan, sembari mengapresiasi dan menghargai mereka yang sedang menjalankan berbagai kebijakan pemerintah, apa pun itu bentuknya.

Terpisah, mantan Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltim Syarifah Rodiah memberi apresiasi tinggi terhadap kinerja JPKP. Ia mengaku tahu persis kinerja JPKP saat dirinya masih menjabat Kepala Ombusdsman Kaltim. Menurutnya organisasi apapun yang berjuang untuk membela kaum lemah dan miskin, harus bertindak seperti relawan JPKP.

"Kami tahu sepak terjang JPKP soal kontribusi dilapangan. Ini relawan yang sangat luar biasa sepak terjangnya di lapangan. Saya berharap akan ada jaringan-jaringan lain yang bertekad mengabdi untuk hal yang sama, sehingga berbahagialah rakyat di Negeri ini bila yang lemah dan miskin terayomi dan dilindungi," ujarnya.

Hal serupa diutarakan Ketua Aliansi Indonesia Bontang, Fitriadi. Menurutnya organisasi ini tidak jauh beda dengan Aliansi yang dipimpinnya. Hanya saya, kata dia, JPKP memiliki jaringan yang lebih solid. Baik itu dari sisi pengabdiannya kepada masyarakat umum mapun memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

"Ini organisasi yang luar biasa, saya berharap kami bisa bersinergi dalam menjalankan fungsi pengawasan Pemerintah kedepannya," tuturnya.

Senada Fitriadi,  mantan wartawan PKTV dan pendiri Ekspos Kaltim yang kini merintis media online Update Indonesia juga berpandangan sama. Menurut Rusmiadi, ketertarikannya bergabung dengan JPKP atas dasar panggilan hati. Dan ingin turut serta dan peduli terhadap sesama.

"Ini adalah organisasi yang langkah dengan basis relawan yang dibangun dari akar paling bawah. Artinya organisasi dibangun atas dasar semangat Nasionalisme," tuturnya. (Ella


share on: