Belasan Mahasiswa Berunjuk Rasa Di Depan Polres Bontang

share on:
Belasan Mahasiswa berunjuk rasa di depan Pklres Bontang

UPDATE BONTANG - Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam FOKUS BEM menggelar aksi damai di pintu masuk Polres Bontang, Kamis (23/5) petang.

Mereka membentangkan spanduk bertulis 'Adakah HAM di Negeri ini??? Adili Jenderal Pelanggar HAM' dan tulisan 'MENOLAK LUPA! 21 Tahun Kami Mati Tidak Ada Langkah Pasti'. Serta memajang poster wajah-wajah korban kekerasan HAM, seperti Munir serta sejumlah korban tragedi Mei 1998

Saat dikonfirmasi, Muhammad Iqbal selaku koordinator aksi mengatakan, ada lima poin seruan mahasiswa Bontang dalam mengenang 111 tahun hari kebangkitan nasional dan 21 tahun reformasi di Indonesia

Diantaranya menegakkan demokrasi, memberantas KKN dan tolak pembungkaman pers, menindaklanjuti kasus kekerasan seksual dalam tragedi Mei 1998, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM di Indonesia,  Meminta pucuk pimpinan Polres Bontang menandatangani dan menindaklanjuti surat tuntutan mereka

Namun jika poin terakhir dari tuntutan mereka tidak diakomodir, maka mahasiswa bertekad untuk kembali menggelar aksi serupa dalam jumlah massa yang lebih besar.

"Aksi serupa akan kita lakukan apabila Kapolres Bontang tidak mau menandatangani tuntutan kami," seru Iqbal.

Dilain pihak, puluhan personil aparat kepolisian terlihat berjaga-jaga di pintu masuk Polres Bontang. Sementara aparat dari Satlantas sibuk mengatur arus lalu lintas yang mendadak macet.

Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui apakah tuntutan dari mahasiswa terakomodir atau tidak. Pasalnya saat aksi damai berlangsung, Kapolres Bontang kabarnya sedang melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil buka puasa di tempat lain.

Wartawan : Sena


share on: