Bontang Darurat Banjir, Pemkot Akan Beli Excavator Lagi

share on:
Rapat Koordinasi Membahas Permasalahan Banjir Di Kota Bontang

UPDATE.BONTANG -Walikota Bontang menggelar Rapat Koordinasi terkait musibah banjir besar yang merendam sebagian wilayah di Kota Bontang beberapa waktu lalu, pada Senin pagi (10/6/2019).

Langkah cepat yang akan dilakukan pemkot adalah normalisasi seluruh sungai yang terdapat di Kota Bontang, terutama untuk daerah yang rawan banjir. Upaya tersebut akan didukung dengan pengadaan alat bantu berupa excavator.

Dalam paparannya, Walikota Bontang, Neni Moerniaeni meminta dinas terkait segera menyiapkan anggaran untuk membeli  excavator loan, agar kegiatan normalisasi sungai dapat cepat diselesaikan.

" Semua titik - titik aliran sungai yang bisa menyebabkan banjir akan segera dinormalisasi, kita akan beli satu lagi excavator loan. Pasalnya satu excavator memerlukan waktu sekitar 2 minggu untuk melakukan pengerukan, jadi dengan excavator yang kita punya masih kurang," ungkap Neni.

Dari anggaran APDB murni 2019 yang tidak besar, Neni yakin dapat dimanfatkan seefisien mungkin dengan tambahan alokasi anggaran dari pemerintah Provinsi Kaltim sebesar 21 Milyar yang diperuntukan guna pembangunan turap.

" Anggaran kita memang tidak banyak,  jadi jangan sampai boros. Harus dipergunakan secara tepat untuk mengatasi permasalahan banjir, " pungkasnya.

Beberapa point hasil rapat koordinasi tersebut, diantaranya  normalisasi sungai, pembangunan pembatas lahan untuk pembuatan folder dan turap. Menyusun kajian penanggulangan banjir di Kota Bontang sesuai dengan rekomendasi Pansus DPRD. Mendesak pembangunan Bendali Suka Rahmat yang berkoordinasi dengan Provinsi Kaltim. Berkoordinasi dengan pemenang tender proyek normalisasi sungai Guntung serta normalisasi sungai Kanibungan.
 

Wartawan : Atiek


share on: