Warga Bontang Mengutuk Keras Aksi Terorisme

share on:

BONTANG - Ribuan elemen masyarakat dan lintas agama mengadakan doa bersama dan aksi damai gerakan kebangsaan melawan terorisme, di pertigaan, Jalan MH Tamrin depan Mall Ramayana Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (15/5) malam.

Selain mengadakan doa bersama, mereka juga menyuarakan peran melawan terorisme serta mengutuk, mengecam keras dan berkomitmen bersama membasmi teroris dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disamping itu mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada anggota Polri yang gugur saat memberantas teroris, serta mendukung pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku teror di tanah air.

Selain itu, masyarakat juga diminta membubuhkan tanda tangan diatas bentangan spanduk sebagai bentuk oerang melawan teroris.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak setiap lapisan masyarakat Bontang untuk bersma-sama memerangi terorisme.

"Mari kita perangi teroris, mari kita bersatu dan bersama-sama dengan pihak kepolisian untuk mendeteksi dini pelaku teror di Kota tercinta ini," seruh Neni dalam orasinya.

Dikatakan Neni, penduduk Kota Taman merupakan multi etnis dan tidak menutup kemungkinan ada hal-hal yang dapat memicu terjadinya perpecahan.

"Penduduk Bontang sangat multi etnis, untuk itu kita harus tetap menjaga persatuan dan menjujung tinggi rasa peraudaraan suapaya tetap rukun," tegasnya.

Sekedar diketahui belakangan ini, Bumi Indonesia kembali berkabung dengan maraknya aksi terorisme. Bahkan baru-baru ini aksi teroris kembali menyerbu Mapolda Riau, Sumatera Utara. Dalam peristiwa ini satu Polisi Tewas dan satu  terlukan sabetan benda tajam. Sementara 5 pelaku terduga teroris berhasil dilumpuhkan.

Reporter - Sena


share on: