BPBD Bontang : Korban Banjir Lebih Dari 10 Ribu Jiwa

share on:

UPDATE BONTANG - Musibah banjir yang merendam ribuan rumah warga di Bontang Kalimantan Timur, sehari sebelum lebaran Idul Fitri telah usai.  BPBD Kota Bontang mencatat, ada 2.583 KK atau sekitar 10.065 jiwa dari 8 Kelurahan jadi korban banjir akibat luapan sungai.

"Data sementara yang kami himpun itu, terdampak banjir tersebar di 8 kelurahan, di 94 RT," kata Kepala BPBD Kota Bontang Ahmad Yani

Permukiman di kedelapan kelurahan itu meliputi kelurahan Gunung Telihan, Kanaan, Satimpo, Api-api, Gunung Elai, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah serta kelurahan Guntung. "Paling banyak di kelurahan Api-api, ada 36 RT terdampak banjir," ujar Yani.

Wilayah kelurahan terdampak banjir paling parah berikutnya adalah Kelurahan Guntung dengan 15 RT. Selanjutnya, ada Kelurahan Tanjung Laut Indah sebanyak 12 RT, Gunung Telihan 9 RT, Gunung Elai 8 RT, Kanaan 7 RT, Tanjung Laut 5 RT, dan Satimpo 2 RT.

BPBD bersama tim SAR gabungan lainnya, berjibaku mengevakuasi korban banjir, utamanya manula dan bayi, sejak Selasa (4/6) dini hari, ke tempat yang lebih aman di tenda pengungsian. "Semua bergerak. Membentuk tim penanggulangan banjir untuk melakukan evakuasi korban yang terdampak," tutur Ahmad Yani.

Mulai dari BPBD, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PMK dan Penyelamatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, pihak Kecamatan dan Kelurahan,  PMI, Perusahaan, FKPM, ORARI, pramuka, hingga Ormas. Mereka saling koordinasi kepada 15 instansi dan unsur terkait saat kejadian.

"Banjir mulai berangsur surut, mulai Selasa (5/6) malam kemarin bertepatan malam takbiran dan warga bergegas kembali ke rumah masing-masing saat pagi hari. Kendati demikian, sebagian warga terpaksa berlebaran di tengah banjir," beber Ahmad Yani.


Editor : Sena


share on: