Dua Kelompok Bina Mandiri Dapat Pembekalan Akupresur dari Pupuk Kaltim

share on:
Pelatihan Akupresur di Puskesmas Bontang Utara II

BONTANG - Pupuk Kaltim kembali membuktikan perannya sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selalu peduli terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal sekitar buffer zone. 

Salah satu bukti nyata ialah memfasilitasi Puskesmas Bontang Utara II dalam melaksanakan pelatihan Akupresur kepada kader Asuhan Bina Mandiri, di Puskesmas Bontang Utara II, Jalan Arief Rahman Hakim, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/4/2018) pagi

Pelatihan yang dibuka langsung oleh dr.  Dwiyanti selaku pimpinan Puskesmas Bontang Utara II itu, turut dihadiri perwakikan dari Management PT Pupuk Kaltim, Esti Wulandari, Sumarni, AMD.Kep dari Puskesmas Bontang Utara II selaku pemateri, serta puluhan peserta dari PKK Kelurahan Guntung dan Loktuan. 

Dalam sambutannya, Dwiyanti mengatakan, pembekalan dalam bentuk Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer (Yankestradkom) dilakukan dalam rangka peningkatan pembinaan berkelanjutan.

"Ini merupakan program lanjutan, karena sebelumnya kedua kelompok binaan ini telah dibekali teknik dasar Akupresur pada 28 Juli 2017 lalu," ujarnya. 

Terpisah, Esti Wulandari menambahkan bahwa Akupresur merupakan salah satu program unggulan perusahaan melalui program CSR perusahaan di bidang pelayanan kesehatan. Dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas warga binaan dalam mengatasi berbagai penyakit tidak menular.

"Program ini telah dicanangkan pada rencana kerja perusahaan tahun 2018 ini dengan tujuan untuk peningkatan kapasitas peserta dalam menerapkan metode Akupresur, baik di lingkungan keluarga maupun kepada masyarakat umum," tuturnya. 

Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampum dimanfaatkan peserta untuk menggunakan obat dari tanaman herbal yang telah dihasilkan oleh beberapa mitra binaan. 

"Program ini dianggap mampu menekan beban masyarakat untuk berobat, karena melalui tiknik pemijatan secara tradisional ini masyarakat tidak pelu lagi kerumah sakit," pungkasnya. 

Disamping itu, lanjut Esti, output dari program Asupresur ini juga bertujuan untuk memfasilitasi kelompok mitra binaan yang akan ikut serta pada perlombaan di tingkat provinsi. 

"Program ini sebagai bentuk dari upaya perusahaan dalam memfasilitasi mitra binaan yang akan mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi pada Mei mendatang," tungkasnya. 

Sementara itu, Sumarni, selaku instruktur dalam patihan ini memaparkan bahwa Akupresur adalah tehnik pengobatan dengan memberikan rangsangan penekanan (pijatan) pada titik tertentu pada tubuh.

Pemijatan Akupresur dapat dilakukan dengan menggunakan ujung jari, siku atau dengan menggunakan alat yang tumpul dan tidak melukai permukaan tubuh pasien.

Akupresur dapat dilakukan dengan metode pijat, moksibusi, terapi Telinga, dan pijat kulit kepala untuk penanganan ganguan tulang belakang menggunakan minyak.

Tujuannya adalah untuk memulihkan kesehatan serta mengembalikan keseimbangan tubuh, dengan memberikan rangsangan berupa pijatan agar keseimbangan tubuh kembali normal. 

"Manfaat pijat akupresur diantaranya, meningkatkan daya tahan dan kekuatan tubuh, mencegah penyakit tertentu, mengatasi keluhan dan penyakit ringan biasa, memulihkan kondisi tubuh dan lain-lain," kata Sumarni. (ADV) 

Reporter - Sena | editor : Sena


share on: