Efisiensi SDA Wujudkan Mimpi Badak LNG Pertahankan Proper Emas

share on:
Senior Manager SHE&Q Dept Badak LNG, Muhaimin menerima Peroper Emas dari Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak

SAMARINDA - Badak LGN kemabali meraih Proper Emas tingkat Provinsi keenam kalinya pada penghargaan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2018 tingkat Provinsi Kalimantan Timur, di Samarinda, Kamis (7/6).

Proper Emas diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak dan diterima oleh Senior Manager SHE&Q Badak LNG Muhaimin, dalam acara yang bertemakan “Ayo Lindungi dan Lestarikan Lingkungan Pesisir dan Laut Indonesia dari Sampah Plastik (Beat Plastic Pollution)” di Lamin Etam, Komplek Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya Muhaimin mengatakan, raihan Proper Emas ini sebagai wujud Badak LNG yang memiliki komitmen tinggi terhadap lingkungan hidup dan sosial, di tengah banyaknya tantangan yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan tugasnya sebagai operator kilang LNG yang profesional dan handal.

"Sebagai perusahaan yang beroperasi di bidang pencairan gas alam untuk menghasilkan LNG dan LPG, tentu perusahaan ini sudah lebih dari empat puluh tahun melakukan sejumlah upaya efisiensi sumber daya alam menuju keunggulan lingkungan," kata Muhaimin.

Hal ini juga dilakukan untuk mewujudkan misi perusahaan yakni memproduksi energi bersih serta mengelola dengan standar kinerja terbaik untuk menghasilkan nilai tambah maksimal bagi para pemangku kepentingan.

Untuk mewujudkan misi tersebut tutur Muhaimin, perusahaan yang sudah enam kali meraih PROPER Emas tingkat provinsi sejak tahun 2013 ini memiliki komitmen dan kebijakan yang diimplementasikan secara terstruktur menggunakan Sistem Manajemen Lingkungan (SML). 

"Di Badak LNG, SML ini tercermin dalam BSMART (Badak LNG SHEQ Management System & Attitude Reinforcement Technique) sebagai sistem manajemen terintegrasi," tandasnya.

Selain lingkungan alam, perusahaan peraih PROPER Emas tujuh kali berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI ini juga memiliki komitmen pada pemberdayaan lingkungan sosial di Kota Bontang.

"Konsep pelestarian lingkungan yang semula hanya dilakukan Perusahaan, kini melibatkan partisipasi masyarakat," pungkasnya. 

Sejauh ini kata Muhaimin, Badak LNG menjalankan 22 program pemberdayaan masyarakat dan memiliki 43 kelompok mitra binaan yang sebagian besar juga memiliki kontribusi positif bagi pelestarian lingkungan.

"Pencapaian ini tidak lepas dari komitmen seluruh pekerja dan mitra kerja Badak LNG dalam mengoperasikan kilang secara ramah lingkungan," ucapnya.

Lanjut Muhaimin, "Dukungan dari stakeholder pun memiliki peran besar dalam pengelolaan lingkungan di Badak LNG," tungkasnya.

Reporter : Sena


share on: