Figur Cerdas & Ramah, Bikin Etha Tak Tersingkir Dari Kursi DPRD Bontang

share on:
Kader Partai Gerindra, Etha Rimba Paembonan terpilih kembali sebagai anggota DPRD Bontang periode 2019 - 2024. Foto : Atiek

UPDATE.BONTANG - Tokoh politikus perempuan di Kota Bontang masih terhitung jari. Namun kehadiran perempuan di ranah politik praktis yang dibuktikan dengan keterwakilan perempuan di parlemen menjadi syarat mutlak bagi terciptanya kultur pengambilan kebijakan publik yang ramah dan sensitif pada kepentingan perempuan.

Di Kota Bontang, salah satu tokoh politik perempuan yang mampu menarik perhatian masyarakat karena kinerja dan prestasinya adalah dokter Etha Rimba  Paembonan.
Wakil ketua DPRD Bontang Periode 2014 - 2019 ini dikenal cukup keras menyuarakan berbagai kepentingan rakyat, bahkan tak sungkan bersikap tegas terhadap program yang tidak berpihak pada masyarakat.

Figure perempuan cerdas, ramah dan berjiwa sosial tinggi ternyata masih menarik perhatian masyarakat. Terbukti  lulusan Master of Business Administration (MBA) ini kembali terpilih sebagai anggota DPRD periode 2019 - 2024 mendatang.

Etha sukses mempertahankan kursinya di parlemen dengan perolehan 1785 suara dan muncul sebagai jawara untuk daerah pemilihan Bontang Barat.

Pencapaian tersebut dianggap  istri politikus Hendry Pailan Tandi Payung ini sebagai hal luar biasa. Betapa tidak, kemenangannya hampir tanpa sosialisasi bahkan jadwal tahapan kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang diabaikan begitu saja.

"Kami bersyukur masyarakat masih memberi kepercayaan. Walaupun tidak ada sosialisasi. Bisa dicek ke KPU, kami tidak ada masukan jadwal kampanye. Cukup dengan modal personal, sosial dan finansial,"papar Etha saat dikunjungi tim news updateindonesia.com beberapa waktu lalu.

Berinteraksi dengan warga sekitar seolah menjadi rutinitas sehari - harinya, hampir tidak ada jarak dengan masyarakat. Kebiasaan tersebut membuat sosok politikus perempuan ini melekat di hati penduduk Bontang Barat.

" Nggak pakai sosialisasi segala, karena ya... Kita biasa hari - hari kumpul sama masyarakat, ngobrol santai, diskusi, pokoknya biasa saja. Cuma saya diuntungkan dengan waktu yang panjang sampai pada pemilu kemarin," ujarnya sembari tersenyum.

Pada tugas di periode selanjutnya, Ibu dari Myeisha Shiney Tandi Payung dan Marcello Timothy Tandi Payung ini mengatakan akan semakin konsen memperjuangkan kesempatan kerja bagi masyarakat Bontang. Dikatakan Etha, terbatasnya lapangan kerja masih menjadi momok bagi Kota ini, butuh pemimpin yang memiliki kemampuan enterprenuership.

Meski pekerjaan rumah masih sangat banyak, namun tingginya angka pengangguran cukup urgent untuk diatasi. Beberapa upaya yang seharusnya dapat dilakukan yakni peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), peluang kerja diperluas serta diversifikasi pekerjaan.

" Kita saat ini butuh enterprenuership touch dari pemimpin Bontang, agar ada solusi terbaik untuk permasalahan pengangguran," ungkapnya.

Kader partai Gerindra ini menegaskan besarnya kebutuhan tenaga kerja saat proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Kadere - Bontang Lestari, beroperasi pada pertengahan tahun depan (2020 -red) menjadi peluang untuk menyerap pengangguran, artinya pemerintah Kota Bontang sudah harus berfikir apa yang perlu dilakukan untuk menyiapkan SDM Bontang agar mampu mengisi formasi tersebut.

" Sebentar lagi proyek PLTU di Teluk Kadere akan beroperasi, butuh banyak karyawan. Itu harus kita pikirkan segera, bagaimana agar masyarakat Bontang dapat menjadi tenaga kerja disana. Bisa dengan peningkatan SDM melalui pelatihan di BLK yang kita miliki," papar Etha.

Etha berjanji tugas sebagai anggota DPRD Bontang menjadi amanah yang harus diemban, bukan lagi untuk warga Bontang Barat tapi seluruh masyarakat Bontang pada umumnya. 

Sebagai informasi, partai Gerindra pada kontestasi Pemilu Legislatif (Pileg) April 2019 lalu hanya mampu meraih 2 kursi, berkurang dari perolehan 5 tahun lalu yang mengokohkan partai besutan Prabowo Subianto tersebut dengan menugaskan 3 kadernya sebagai anggota DPRD Bontang.

Wartawan : Tika - Atiek
Editor : Kartika Anwar


share on: