Hasil Olahan Rumput Laut Bidik Rekor MURI

share on:
Ilustrasi

UPDATE BONTANG- Dispopar Bontang berencana menggandeng ICA (Indonesian Chef Association) Kaltim untuk menggelar event sajian hasil olahan rumput laut terbanyak pada rangkaian HUT Bontang ke-20 Oktober mendatang.

Menariknya, event rencananya digelar di Stadion Bessai Berinta (Lang-lang) berbarengan dengan Bontang Marathon tersebut bakal dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Tak hanya itu, penyajian salah satu makanan khas Bontang tersebut juga rencananya akan dihadiri dua Chef ternama, salah satunya Chef Juna.

“Sekarang lagi dipikirkan konsepnya. Mudahan-mudahan bisa terealisasi," beber Kepala Dispopar Bontang, Bambang Cipto Mulyono di Kantornya beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Bambang, pemerintah memilih hasil olahan rumput laut dalam event tersebut karena memiliki potensi menjanjikan. Sebab kata dia, 70 persen wilayah Bontang diselimuti oleh perairan. Ditambah lagi dengan arus air laut yang bagus serta terumbu karang yang terpelihara.

Dengan demikian sudah tentu menjadikan kualitas rumput laut yang sudah bertahun-tahun dibudidayakan masyarakat di pesisir Bontang jauh lebih unggul jika dibandingkan daerah lain.

Alasan lainnya kata Bambang, pemerintah ingin memperkenalkan hasil olahan rumput laut kepada wisatawan. Upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan daya kreasi dan inovasi para pengusaha rumput laut.

"Kita berharap pengusaha rumput laut bisa mengembangkan daya inovasi dan kreasinya. Karena rumput laut bisa diolah dengan beragam turunan," ucap Bambang.

Karenanya, beberapa hasil olahan rumput laut, seperti agar-agar, alginat dan karagenan merupakan senyawa yang cukup penting dalam industri. Disamping digunakan oleh masyarakat sebagai bahan makanan, minuman dan obat-obatan.


share on: