Hetifah Akui Sedih Dengar Keputusan Sofyan Hasdam

share on:
Anggota DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG) Hetifa Sjaifuddin dalam keterangannya kepada awak media, di Hotel Equator Bontang, Sabtu ((7/7/2018) Foto-Asep)

BONTANG,- Pengurus DPP Partai Golkar sekaligus anggota DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengakui jika hengkangnya Sofyah Hasdam dari partai Golkar ke Nasional Demokrat (NasDem) merupakan tamparan besar bagi partainya.

Menurut Hetifah, hijrahnya Sofyan merupakan hak yang bersangkutan dalam menentukan arah politiknya. Namun Golkar menyayangkannya lantaran Sofyan merupakan salah satu kader terbaik dan terdidik yang pernah dimiliki dan dibesarkan oleh partai berlambang pohon beringin itu.

“Beliau itu kader terbaik di Golkar, terbukti kita juga mencalonkan beliau sebagai calon Gubernur, berarti kita percaya atas kompetensi dan integritas beliau,” kata Hetifah usai menghadiri kunjungan Meteri Perindustrian, Ailangga Hartarto ke PT Pupuk Kaltim, Bontang, Kalitim, Sabtu (7/7/2018).


Meski begitu, Ia meyakini bahwa pilihan mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) partai Golkar Kaltim itu bukan tanpa alasan dan pertimbangan matang.

"Namanya pilihan kan pasti ada pertimbangan sendiri, kita menghargai itu. Dan mudah-mudahan karir politik beliau (Sofyan Hasdam red) tetap cemerlang dan membawa nama baik Kaltim, dan Bontang khusnya," tuturnya.


Terlepas dari itu, ia juga mengakui jika hengkangnya Sofyan Hasdam  jadi tamparan besar berturut-turut bagi Golkar pasca kekalahan di Pilgub Kaltim 2018.

“Mudahan ini menjadi cambukan, pecutan, dan semangat baru untuk lakukan kaderisasi bagi Golkar, hilang satu tumbuh seribu. Walaupun berat tapi harus dihadapi,” ujar tutur Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PP KPPG) itu.

Disinggung soal AD/RT Partai Golkar yang secara konstitusi tidak membenarkan adanya dualisme kepengurusan dalam partai pada suatu garis keluarga. 

Sebagaima diketahui saat ini Istri dr. Andi Sofyan Hasdam, Sp.S,  yakni Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, selain menjabat sebagai Walikota Bontang, juga sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bontang. Hetifa mengaku Golkar belum sampai ke persoalan itu.

“Belum sampai ke tahap itu, keputusan terkait sofyan sudah jelas, kita sendiri di internal Partai sedang fokus menyiapkan daftar calon legislatif, dan melakukan penetapan, baik nama-nama maupun nomer urut untuk DPR RI, DPRD. Kita kehilangan satu kader berarti harus mencari penggantinya," tandasnya.

Reporter - Sena


share on: