Hore...Turap Masjid Nurul Jariyah Mulai Dikerjakan

share on:
Satgas TMMD 102 Bontang Sedang Melakukan Penggalian Jalur Turap di Belakang Masjid Nurul Jaryah, Jalan Kapal Penisi, RT 48, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (12/7/2018)

Bontang,- Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggul Membangun Desa (TMMD) ke 102 mulai melakukan pengerjaan turap Masjid Nurul Jariyah, yang berada di Jalan Kapal Penisi, RT 48, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (12/7/2018).


Pantauan media ini Kamis siang, beberapa personil terlihat mulai melakukan penggalian disepanjang jalur turap yang akan di bangun.


Disamping itu terlihat pula bekas galian berbentuk jurang setinggi 4 meter lebih. Bekas galian tersebut dengan pondasi masjid berlantai dua itu diperkirakan hanya berjarak satu meter lebih. 


Saat di Konfirmasi, Dandim 0908 Bontang selaku Dansatgas TMMD ke-102 Bontang, Letkol Arh Gunawan Wibisono melalui Pasi Intel Kodim 0908 Bontang, Lettu Inf Rukito mengatakan, turap yang dibangun di belakang Masjid memiliki panjang 22 Meter dan tinggi 4,15  Meter.


Pembangunan turap tersebut imasuk kedalam program TMMD berkat usulan dari warga yang tinggal disekitar masjid.

Ia menjelaskan, warga meminta penanggulangan masjid karena merasa resah dan takut bekas galian tersebut longsor hingga menyebabkan masjid mereka ikut roboh.


"Turap ini dibangun untuk menopang masjid agar tidak abrasi, sehingga masyarakat merasa aman dalam beribadah," kata Lettu Rukito.


Dalam perjalannya, Kodim 0908 Bontang menerjunkan 2 SSR atau sekitar 23 personil TNI dalam proyek tersebut. Dengan target akan rampung sebelum program TMMD ke102 ditutup.


"Program TMMD ini berjalan selama sebulan penuh, mulai dari 10 Juli yang lalu hingga 8 Agustus mendatang," tutur Lettu Rukito.


Sekedsr informasi, selain menyasar turap Masjid, TMMD juga membidik turap sungai sepanjang 135 Meter di RT 27, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Serta pemasangan paving block di Gereja Kemah Injil Indonesia Haleluya (KIIH) Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat.

Sedangkan program non fisik, meliputi sosialisasi wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara, sosialisasi kerukunan hidup beragama, sosialisasi bahaya laten komunis (balatkom) dan radikalisme, penyuluhan program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, serta bahaya bencana dan kebakaran hutan dan lahan (Kharluta)


"Jumlah personil TNI yang dilibatkan dalam program TMMD ke-102 tahun ini kurang lebih 150 personil dari lintas sektoral," terang Gunawan Wibisono (*)

Reporter - Sena


share on: