Jenazah Abdurahman Disambut Isak Tagis Keluarga

share on:

BONTANG - Kedatangan Jenazah Abdurahman (36), pemancing yang hilang sejak tiga hari lalu usai terjatuh dari atas Bagang di sekitar perairan Teluk Pandang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, disambut isak tangis kelurganya.

Salah satu keluarga korban jatuh pingsan karena tak kuasa menahan kesedihannya saat jenazah dievakuasi dari menuju Demaga hingga kerumah duka, yang berada di Jalan Selambai, RT 05, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara.

Sementara para kerabat dan tetangga almahrum terus memadati rumah duka untuk melihat langsung kondisi terakhir ayah satu anak itu,  meski kondisi jenazah telah mengeluarkan aroma menyengat.

Sebelumnya, jasad Abdurahman ditemukan tim gabungan dari BPBD Kota Bontang, Basarnas Kutim, dan PMI, diperairan Teluk Lombok, Kutim, Sabtu (9/6) pagi. Setelah tim gabungan melakukan pencarian selama kurang lebih empat hari tiga malam.

Jasadnya ditemukan mengapung sekitar 10 mil dari tempat semula korban terjatuh, atau tepatnya berada di jarak kurang lebih 1 KM dari Loading Dock Pertamina perairan Teluk Lombok.

"Korban sekitar Pukul 09.30 Wita, saat ditemukan korban sudah tak bernyawa, posisi korban saat itu dalam keadaan telungkup mengenakan baju berwarna orange dan celana levis panjang selutut," kata Arisa, Korlap dari BPBD Kota Bontang.

Sekedar diketahui, sebelum kejadian, almahrum diketahui ikut memancing bersama kelompok pekerja bagang menggunakan kapal pada Selasa lalu. 

Namun ke esokan harinya, tepatnya Rabu (6/6) waktu subuh dini hari. Almahrum tiba hilang dari atas bagang.  Almahrum diduga terjatuh dari atas bagang saat hendak makan sahur.

Atas peristiwa itu, rekannya lantas panik lalu mencarinya namun tak ditemukan. Hingga melaporkan peristiwa itu pihak keluarga.

Reporter : Sena


share on: