Korban Gempa Lombok Segera Dapat Bantuan Perbaikan Rumah

share on:
Presiden Jokowi Dengarkan Keluhan warga korban gempa di Lombok Utara, NTB, Selasa (14/8)

JAKARTA,- Pemerintah Republik Indonsia mengklaim telah mengalokasikan anggaran bantuan sebesar Rp50 juta rupiah per Kepala Keluarga (KK) untuk menanggulangi tempat tinggal warga Lombok Utara yang rusak berat akibat gempa. Sedangkan terhadap kerusakan sedang, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp25 juta.


“Nanti dikerjakan bersama-sama, diawasi dari provinsi oleh Pak Gubernur. Nanti juga akan dibimbing oleh Pak Menteri PU supaya yang dibangun nanti rumah yang tahan gempa. Diajari bagaimana membangunnya,” tutur Presiden Joko Widodo di sela-sela kunjungannya ke Posko pengungsian korban gempa Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa (14/8) pagi


Selain itu, mulai minggu depan pemerintah juga akan mulai  membangun kembali pasar-pasar yang turut roboh setelah gempa. Pembangunan pasar tersebut diharapkan dapat menggerakkan kembali perekonomian warga setempat


Sebelumnya, presiden Jokowi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNPB Willem Rampangilei, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi meninju sejumlah lokasi pengungsian korban gempa Lombok.


Salah satunya ialah bangunan RSUD Tanjung dan Pasar Tanjung yang mengalami kerusakan. Presiden dan rombongan menyambangi posko pengungsian di halaman Polsek Pemenang, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Di lokasi tersebut, menurut data yang didapat, sebanyak 3.662 pengungsi mendapatkan bantuan sementara menunggu perbaikan tempat tinggal yang akan dibantu pemerintah pusat.


Sejumlah pengungsi sempat menyampaikan keluhannya langsung kepada Presiden mengenai aktivitas belajar mengajar anak-anak mereka yang terhenti akibat bencana gempa ini.


Menanggapi hal itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk mulai membangun kembali sekolah-sekolah yang roboh usai gempa melanda.


“Nanti sekolahnya akan segera dibangun oleh Pak Menteri PU (Pekerjaan Umum), tapi memang butuh waktu karena sekolahnya roboh. Kita berdoa bersama kepada Allah agar cobaan ini segera bisa kita selesaikan,” tutup Presiden Jokowi.

Reporter - Sena


share on: