Laka Kerja, Najib Tewas Tertimbun Longsor di Areal Kerja PT Berau Coal

share on:
LAKA KERJA : Jenazah Najib saat berada di RS Abdul Rifai akibat menjadi korban longsor di areal pertambangan milik PT Berau Coal. (ist)

UPDATE BONTANG – Seorang karyawan pertambangan batubara di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur dikabarkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor. Pekerja tersebut diketahui bernama  Ahmad Najib Khoeroni (28), Foreman Produksi di PT Buma Site Lati.

Informasi yang dihimpun, pria malang itu tertimbun di areal tambang batu bara milik PT Berau Coal, tepatnya di PIT Low Wall Buma 3 atau lokasi kerja PT Buma Site Lati yang berada di Desa Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Minggu (28/7).

Kejadian ini berawal ketika Najib sedang bertugas mengawasi pekerjaan di areal pertambangan. Namun sekitar pukul 15.45 Wita, tanah yang berada di atas dinding galian tempat Najib berpijak mendadak bergerak.

Sadar akan terjadi longsor, Najib sempat berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat. Namun sayang, Najib justruh terjatuh dari tebing dan terbawa longsoran itu. Hingga akhirnya, Najib tertimbun di bawah tumpukan tanah bercampur lumpur. Kejadian itu bahkan disaksikan langsung oleh Marga Susatiya, Operator Alat Berat.

Selanjutnya, Tim Emergency Response yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi kejadian sekitar pukul 16.04 Wita. Hampir satu jam berada dibawah longsoran, pukul 17.03 Wita, Najib berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Abdul Rivai. Namun, nyawa Najib tak tertolong.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Agus Arif Wijayanto, Senin (29/7/2019) pagi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya longsor dan mengakibatkan satu pekerja tewas.

“ Saat ini kita masih meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Agus.

Sementara pihak perusahaan saat dihubungi, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Karena saat ini, pihak perusahaan sedang mengurus pengiriman jenazah Najib ke Kabupaten Demak, Jawa Tengah menggunakan pesawat terbang sekitar pukul 7 pagi.

Sebelumnya, dua pekerja tambang batu bara juga dilaporkan tewas tertimbun longsor di Kawasan Makroman, Kota Samarinda, pada awal Juli 2019. (***/Rus)

Sumber : 1News


share on: