Manjakan Pengunjung, Masyarakat Dibekali Konsep Tata Kelola Potensi Wisata

share on:
Wakil Walikota Bontang, Basri Rase Membuka Pelatihan Sadar Wisata, di Pendopo Rujab Walikota, Rabu (19/9)

UPDATE.BONTANG,- Pengembangan sektor wisata menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Alasannya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Taman semakin meningkat menuntut pemerintah melakukan segala upaya dalam memanjakan pengunjung.


Serius mewujudkan hal tersebut pemerintah melakukan Pelatihan Sadar Wisata terhadap masyarakat Kota Taman, diantaranya pengelola usaha wisata dan sejumlah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

 

Kegiatan dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase. Turut hadir Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bontang Bambang Cipto Mulyono, di Pendopo Rujab Walikota, Rabu (19/9) pagi.

 

Dalam sambutannya, Basri menekankan bahwa arti sadar wisata di sini adalah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim pengembangan pariwisata yang kondusif.

“Objek wisata yang kita miliki saat ini sangatlah luar biasa dan memesona jika kita mampu menjaga dan kembangkan secara profesional. Untuk itu kita harus tingkatkan SDM sektor lokal guna memaksimalkan destinasi wisata sebagai tujuan para pengunjung baik domestik maupun internasional,” tutur Basri
 

Menurut Basri, selain faktor keamanan, kebersihan, ketertiban, kenyamanan, keindahan, dan keramahan, pemerintah juga dituntut memaknai Sapta Pesona, yakni terciptanya lingkungan yang bersih, aman, tertib dan memberikan layanan teratur dan efektif bagi wisatawan


Disamping itu, Pemerintah juga telah berusaha menggandeng seluruh pemangku kepentingan untuk membangun industri pariwisata di Kota Bontang. Ia meminta masyarakat dapat meningkatkan animo kesadaran  akan potensi wisata yang dimiliki Kota Taman.

 

“Dukungan dan apresiasi semua pihak sangat dibutuhkan, baik terhadap pagelaran seni budaya maupun pelatihan kepariwisataan yang dilaksanakan,”


Basri berpesan supaya Pelatihan Sadar Wisata terhadap masyarakat ditindaklanjuti dengan baik, terutama pengelolaan objek wisata. Mushafnya, Basri meyakini Bontang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi utama di Kalimantan Timur.


“Bahkan saya bercita-cita Pelatihan Sadar Wisata ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata, sehingga membantu memberantas kemiskinan, selain itu lapangan pekerjaan juga terbuka bagi masyarakat,” imbuh Basri. (*)

Reporter - Sena


share on: