Miliarder Mark Cuban Ungkap Rahasia Sukses Dalam Berbisnis

share on:
Pengusaha sekaligus pemilik Dallas Mavericks, Mark Cuban

UPDATE.JAKARTA,- Kebanyakan orang berpikir bahwa untuk sukses dalam berbisnis dan menjadi kaya, harus pintar bernegosiasi dan pandai bekerja. Namun hal itu tidak berlaku bagi pengusaha sekaligus pemilik Dallas Mavericks.

 

Mark Cuban mengungkapkan bahwa ada satu kemampuan bisnis paling penting yang sering dianggap remeh padahal bisa dilakukan hampir setiap orang.
 

"Salah satu kemampuan yang paling sering diremehkan saat berbisnis saat ini adalah berperilaku baik. Baik dalam berbisnis," terangnya.


Pria dengan total kekayaan mencapai USD 3,9 miliar ini menyatakan, banyak kemampuan bisnis sederhana yang kadang dilupakan banyak orang. Menurutnya, soft skill juga turut berkontribusi besar dalam pengembangan karirnya di dunia bisnis.
 

"Saya mengalami metamorfosis sendiri. Di awal karir, saya sering gagal dan seperti terkena kutukan. Tentu saja saya pernah marah. Namun saya yakin untuk berbisnis sejak usia 20-an dan mendorong diri untuk terus berubah," kenangnya.
 

Menurutnya, berbuat baik dan berbagai soft skill lain juga harus dimiliki para pebisnis untuk melancarkan usahanya. Bahkan sejumlah studi menunjukkan, kecerdasan emosional yang tinggi dalam membuat Anda cepat sukses dan kaya.
 

Pakar pengembangan karir global Sulaiman Gourami mengatakan, yang membuat Anda semakin bernilai adalah kemampuan Anda untuk bekerja sama dan  menjaga hubungan baik dengan orang lain.
 

"Banyak pekerjaan yang mungkin berlalu begitu saja, tapi kecerdasan emosional Anda akan selalu jadi hal yang lebih penting dan tak pernah terlepas," jelas Gourami.
 

Menurutnya, pemahaman yang baik pada diri sendiri, pengendalian diri yang baik, empati dan pemahaman akan keputusan, keinginan, serta kebutuhan orang lain merupakan kemampuan yang harus dimiliki banyak pebisnis.
 

Terlebih dia menjelaskan, Anda juga akan bekerja dengan orang-orang yang berbeda usia, kepribadian, latar belakang pendidikan.
 

Tak jarang, konflik di kantor atau saat berbisnis terjadi begitu saja. Hal tersebut senada dengan keyakinan Cuban tentang kemampuan berperilaku baik.
 

"Orang-orang benci bekerja dengan mereka yang berbuat seenaknya. Lebih mudah berbuat baik daripada menjadi orang yang bersikap buruk dan dibenci," pungkasnya (*)

Sumber : CNBC


share on: