Mulai Tahun Depan, Pemerintah Berencana Menaikkan Dana Desa Menjadi Rp75 T

share on:

JAKARTA - Mulai tahun depan, Pemerintah berencana menaikkan anggaran dana Desa dari 60 triliun menjadi 75 triliun.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Jumat (9/3). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa pemerintah akan 
menaikkan alokasi dana desa sebesar Rp 75 trilun.

Anggaran tersebut bertambah Rp15 triliun dibanding alokasi dana desa dalam APBN 2018 yang mencapai Rp60 triliun pertahun.

Dengan kenaikan tersebut, Sri Mulyani berharap setiap desa bisa mendapatkan alokasi dana yang lebih banyak lagi.

Adapun saat ini, dana desa dialokasikan berbeda-beda untuk setiap desa. Namun, afirmasi tertinggi yang bisa diberikan pemerintah adalah Rp3,5 miliar per desa.

"Pertanyaannya, apakah mereka akan mampu untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat desa itu bergantung dari kapasitas para pengurus desanya dan tentu bantuan dari para mahasiswa atau universitas menjadi sangat penting," ujar Sri Mulyani

Data Kemenkeu per akhir Februari 2018 lalu menunjukkan baru Rp134,65 miliar dana desa yang telah meluncur dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Kas Desa (RKD). Angka ini tercatat 2,9 persen dari dana desa yang sudah terhimpun di RKUD sebesar Rp5,2 triliun di periode yang sama.

Meski demikian, realisasi penyaluran dana desa dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke RKUD berjalan lancar. Dengan realisasi sebesar Rp5,2 triliun. Artinya, Kemenkeu telah menyalurkan 38,6 persen dari target penyaluran dana desa tahap I sebesar Rp12 triliun yang harus digelontorkan hingga Juni mendatang.

Adapun, kewajiban penyaluran dana desa tahap I merupakan amanat dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 225 Tahun 2017. Beleid itu menyebut, 20 persen dari anggaran dana desa harus disalurkan sejak Januari hingga paling lambat bulan Juni mendatang. (*)

Sumber-Kemenkeu | Penulis-Sena


share on: