Pemkot Bontang Tinjau Lokasi TMMD

share on:
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Bontang Basri Rese didampingi Dandim 0908 Bontang  Letko Arhanud Gunawan Wibisono meninjau lokasi penurapan bibir sungai, di RT 27, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Senin (10/7).

BONTANG,- Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meninjau lokasi penurapan bibir sungai yang sedang dikerjakan oleh Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 102, yang berada di RT 27 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Senin (7/7).


Kedatangan orang nomor satu Bontang itu tak sendirian, ia didampingi oleh Wakilnya yakni Basri Rase, Kapolres Bontang, serta Dandim 0908 Bontang Letko Arhanud Gunawan Wibisono selaku Ketua PelaKsana Teknis atau Komandan Satgas TMMD Bontang. Hadir pula Mantan Wali Kota Bontang dua periode, Andi Sofyan Hasdam yang tak lain adalah suami Neni Moerniaeni.


Sebelumnya, Wali Kota Bontang telah lebih dulu melakukan penandatanganan dan penyerahan naska program TMMD 102 dengan Dandim 0908 Bontang dalam upacara pembukaan TMMD 102 Bontang di Lapangan Mangrove Salebba.


Dalam kesempatan itu, Neni mengaku terkesan dengan terpilihnya Bontang  dalam program TMMD ke-102 tahun ini. Menurutnya hadirnya program TMMD di Kota Taman dirasa cukup membantu dan memudahkan pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan fisik maupun non fisik.


"Saya ucapkan terima kasih kepada Dandim 0908 Bontang beserta jajarannya karena dari 1,9 Milliar yang dikucurkan oleh Pemkot Bontang, bisa menjangkau pembangunan fisik, seperti penurapan sungai di Kurahan Api-api, dan dua bangunan fisik lainnya meliputi tempat ibadah," tuturnya.


Saat dikonfirmasi, Dandim 0908 Bontang menuturkan bahwa program TMMD ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program fisik maupun non fisik.


“Selain itu, juga bertujuan untuk memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sedangkan nilai tambah TMMD ialah mengurangi danpak sosial dan banjir," ujar Gunawan Wibisono


Melalui kegiatan fisik yang akan Kodim 0908 Bontang lakukan di TMMD ke-102 ini, diharapkan dapat mengurangi dampak bencana banjir dan tanah longsor, mencegah konflik sosial, serta melakukan penataan bangunan di daerah aliran sungai menjadi lebih tertib. Selain itu juga dapat menciptakan suasana tempat ibadah yang aman dan nyaman.


“Adapun untuk kegiatan non fisik, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kehidupan berbangsa dan bernegara, toleransi beragama, hukum, dan kesehatan, serta mengutamakan kerjasama dan gotong royong,” tandasnya.


Sekedar diketahui, kegiatan fisik TMMD 102 Bontang menyasar tiga hal. Pertama penurapan sungai di Kelurahan  Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, penurapan Masjid Nurul Jariyah di Jalan Kapal Penisi, RT 27 Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara. Pemasangan paving block di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Haleluya di Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat.
 

Sedangkan kegiatan non fisik, terdiri dari sosialisasi wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara, sosialisasi kerukunan hidup beragama, sosialisasi bahaya laten komunis (balatkom) dan radikalisme, penyuluhan program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, serta bahaya bencana dan kebakaran hutan dan lahan. (*)

Reporter - Sena


share on: