Perusahaan Tambang Area Pemukiman Kota Samarinda Jadi Perhatian KPK

share on:
Penasihat KPK, Mohammad Tsani Annafari  Kunjungi Lubang Tambang di area Pemukiman Penduduk Kota Samarinda (humasprov kaltim)  

UPDATE.SAMARINDA - Lubang bekas tambang yang telah menelan puluhan korban jiwa jadi perhatian serius Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ini terlihat saat KPK mendatangi empat perusahaan pertambangan batu bara yang berdekatan dengan pemukiman penduduk di Samarinda, Jumat (9/8).

Lokasi pertama yang dipantau KPK adalah PT Energi Cahaya Industritama (ECI) dan PT Nuansacipta Coal Investment (NCI) yang berada di kawasan Bentuas, Palaran. 

Berikutnya, CV Limbuh di kawasan Mugirejo dan PT Lana Harita Indonesia (LHI) di Sungai Siring, Samarinda Utara

"Kami ingin semua lubang bekas tambang yang berada tak jauh dari pemukiman penduduk ditutup agar korban meninggal tidak bertambah," tegas Penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari  disela tinjauannya.

Tidak hanya lubang tambang, KPK juga mengecek tertib administrasi serta pajak terhadap perusahaan pertambangan yang dikunjungi.

Kepala Dinas ESDM Kaltim Wahyu Widhi Heranata yang turut mendampingi peninjauan KPK menegaskan Pemprov Kaltim sangat serius menyelesaikan persoalan lubang tambang di Kota Tepian (Samarinda.red), salah satunya menjalin kerjasama dengan KPK. 

"Pemprov sangat serius. Kami juga tidak ingin ada lagi korban di kolam bekas tambang. Salah satunya dengan menggandeng KPK dan para pihak terkait lainnya," tegasnya.

Menurut catatan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur, sejak delapan tahun terakhir ini sudah ada 34 korban jiwa akibat lubang tambang. (***/Rus)

Sumber :humasprov kaltim


share on: