PLN Jamin 450 Pemudik Menuju Sulawesi Selatan

share on:

UPDATE BONTANG - Unit Pelaksana Teknis (UPT)  PLN cabang Bontang melepas 450 pemudik angkutan laut menuju Pelabuhan Pare-Pare Sulawesi Selatan. Seremonial pelepasan pemudik gratis ditandai dengan dilaksanakan di Pelabuhan Loktuan, Sabtu (1/6/2019) pagi

Turut dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua DPRD Bontang Nursalam, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti,  Kepala Dinas Perhubungan Bontang Kamilan, Kepala Syahbandar, Kapten Kapal Queen Soya, perwakilan Pelindo IV, serta sejumlah petinggi PLN Bontang.

Manajer PLN cabang Bontang Alimuddin menyebutkan mudik gratis ini merupakan salah satu dari program CSR perusahaan yang diajukan 2018. "Alhamdulillah PLN pusat menyetujuinya," ucapnya.

Tahun ini sambung Alimuddin, PLN Kaltimra (Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara) menyediakan dua program layanan mudik gratis yang dipusatkan untuk masyarakat Bontang. Meliputi, jalur darat menggunakan bus dan jalur laut armada angkutan kapal laut.

"Angkutan Bus ada sekitar 80 pemudik tujuan Bontang-Balikpapan. Sedangkan jalur laut tujuan Bontang Pare-Pare Sulawesi Selatan ada sekitar 450 pemudik," lanjut Alimuddin.

Ia berharap perusahaan tempatnya mengabdi itu bisa menambah kuota layanan mudik gratis tahun depan. Alasannya animo masyarakat yang mendaftar cukup tinggi.

"Harapan saya tahun depan PLN bisa menyewa satu kapal. Namun demikian doa dan dukungan semua pihak sangat kami butuhkan.

Pernyataan tersebut dijamin Pemerintah Kota Bontang, dalam hal ini Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Mantan istri Wali Kota pertama Bontang dua periode (Andi Sofyan Hasdam. red) itu yakin PLN bisa menambah kuota mudik gratis tahun depan.

"Sebab PLN sudah surplus dari Pemkot Bontang. Ada Graha Power Kaltim dan PLTMG, yang penting masyarakat bayar listrik tepat waktu," ucapnya.

Terlepas dari itu, Neni mengingatkan pemudik supaya tidak membuang sampah plastik ke laut. Mengingat laut Indonesia sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia.

Tolong jangan buang sampah plastik ke laut. Tolong dijaga laut kita, sebab ada seekor ikan paus tewas gara-gara didalam perutnya terdapat 170 botol plastik dan banyak lagi peristiwa memprihatinkan lainnya yang disebabkan oleh sampah plastik, " pesan Neni.


share on: