Polda Kaltim Beberkan Dua Kasus Menonjol Di Wilkum Polres Bontang

share on:
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kaltim, AKBP Yustiadi (kiri) didampingi Kabag Humas Polres Bontang IPTU Suyono (kanan)

UPDATE.BONTANG,- Terhitung sejak Januari hingga September 2018, Polres Bontang sedikitnya telah mengungkap 69 kasus narkoba dengan barang bukti (BB) terdiri dari satu kilogram narkotika jenis sabu-sabu dan 900 butir dobel L.

 

“Angka tersebut berasal dari Bontang 25 kasus, Marangkayu 20 kasus, dan Muara Badak 24 kasus,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kaltim, AKBP Yustiadi didampingi Kabag Humas Polres Bontang IPTU Suyono saat menggelar konferensi pers di Polres Bontang, Kamis (27/9).

 

Sedangkan kasus lainnya yang cukup menonjol di wilayah hukum Polres Bontang adalah kasus perlindungan anak. Kasus tersebut cukup mencolok lantaran jumlahnya mencapai 12 kasus dari 10 tersangka, dan 14 orang korban dibawah umur.

 

“Umumnya kasus pelecehan anak bersumber dari pacar dan rekan korban dan sebagian pelakunya adalah bapak tiri,” tambahnya.

 

Untuk kasus narkoba, Yustiadi mewanti-wanti kepada orang tua supaya lebih mawas dalam mengawasi putra-putrinya supaya tidak terjangkit penyalahgunaan narkotika.

 

Tidak hanya itu tokoh masyarakat dan pemuka Agama juga diminta untuk turut melakukan pengawasan maraknya peredaran barang terlarang tersebut.

 

“Jangan hanya diserahkan kepada aparat untuk penanganannya tetapi pencegahannya bisa dari keluarga, tokoh masyarakat, maupun pemuka Agama setempat ,” pungkasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Suyono menambahkan bahwa pemberantasan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba, baik pengguna, pengedar termasuk kurir dan bandar-bandar besar yang lainnya di wilayah hukum Polres Bontang searah dengan perintah Kapolri yang berkomitmen untuk memberantas barang haram tersebut.

 

“Disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat Bontang agar tidak main-main dengan narkotika karena Polri tidak akan mentolerir baik itu pengguna maupun  pengedar termasuk kurir dan bandar-bandar besar yang lainnya,” tutup IPTU Suyono. (*)

Sena Arizona


share on: