Polres Bontang Tangkap 8 Pengguna Narkoba Dalam Sepekan

share on:
Foto : Update Indonesia/Sena

UPDATE.BONTANG,- Polres Bontang berhasil ringkus delapan pelaku narkoba dalam sepakan. Kedelapan pengguna barang terlarang tersebut diringkus di wilayah Hukum Polres Bontang sejak 2 hingga 7 September 2018.


“Mereka adalah SG alias Erru (27), TN (27), WY (24), MZ (34), SF alias Colleng (40) dan MS alias Musu alias Gondrong (41), HP (24) dan IS (21). Kedelapan tersangka diamankan dalam kurun waktu 2 sampai 7 Septermber 2018,” kata Kapolres Bontang Akbp Siswanto Mukti kepada media ini, Senin (10/9).
 

SG alias Erru. Pria 27 tahun itu ditangkap Tim Opsnal Sat Res Narkoba polres Bontang di rumahnya yang berada di Jalan Diponegoro RT.16 Kelurahan Berbas Pantai Bontang Selatan, Minggu (2/9), sekira pukul 03.30 WIB.
 

Dari tangan Erru petugas menyita sejumlah barang bukti (BB), seperti satu bungkus plastic berisi butiran kristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat 0,28 gram, satu set alat hisap sabu, satu unit Hp merk Vivo warna hitam, dan satu buah korek gas milik Erru.

 

Tiga puluh menit kemudian, petugas kembali menangkap sosok pria berinisial TN (tempat Erru membeli narkoba) di wisma Angin Mamiri Prakla. Dari tangan TN petugas menemukan BB berupa 14 bungkus plastic berisi butiran keristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat 11,43 gram, satu buah sedotan runcing warna merah, satu lembar celana panjang warna cream, satu buah dompet kecil warna merah, serta uang sebesar Rp.500.000 yang diduga hasil transaksi narkoba.
 

Keesokan harinya tepatnya pukul :16.00 Senin (3/9) sore, seorang pria  24 tahun juga mengalami nasib buruk. Pria berinisial WY tertangkap di rumahnya yang beralamat, Jalan Piere Tendean, Gang Batu Sahasa IV, RT 11, Kelurahan Bontang Kuala, Bontang Utara.
 

WY kini mendekam di Polres Bontang dengan kepemilikan barang bukti berupa dua bungkus plastic berisi butiran keristal berisi Narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,86 gram, satu bungkus plastic klip, dua unit Handphone, masing-masing merk Oppo warna rose gold dan merk Nokia warna putih, satu buah potongan sedotan berujung runcing warna putih, serta uang tunai sebesar Rp.500.000.
 

Sekitar pukul 18.00 WIB Selasa (4/9) esok harinya, giliran Personil Unit Sat Reskrim Polsek Bontang Utara mengamankan seorang pria berinisial MZ (38), warga Jalan Sam Ratulangi, Gang Paus, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.

 

MZ terpaksa kini mendekam di ruang tahanan Polsek Bontang Utara lantaran niatnya tercium polisi saat hendak melakukan transaksi narkoba, pada salah satu rumah yang berada di Jalan Ahmad Yani Gang Aren, RT 22, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara.
 

Ia kini dijerat pasal dengan UU No. 35 Tahun 2009 Pasal 112 atau 114 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, atas kepemilikan narkoba jenis sabu sebanyak 2 poket dengan berat 0,30 Gram dan 1 buah Handphone merek Nokia didapat dari kantong celana tersangka.

 

Selang sehari, rentetan pengungkapan kasus Narkoba juga dilakukan kepolisian Polsek Marangkayu dan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Diawali dengan pria berinisial SF alias Colleng yang berhasil diringkus unit opsnal Polsek Marangkayu pada Kamis (6/9).

 

Pria 40 tahun itu tertangkap tangan memiliki satu poket Narkotika jenis sabu seberat 0, 34 gram, saat melintas di sekitar jembatan kayu, Jalan Batu Menetes, RT 17, Desa Sebuntal Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, sekira pukul : 18.05 WIB.
 

Keesokan harinya, MS alias Musu yang diringkus saat sedang bejalan kaki di jalan Batu menetes RtT  017 Desa Sebuntal Kecamatan Marangkayu, Kutai kartanegara, pada Jumat (7/9), sekitar Pukul : 12.20 WITA.
 

Dari tangan Pria 41 tahun, warga Marangkayu III, RT 23, Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartangera itu petugas menyita BB Satu Poket Narkotika jenis Shabu seberat 0,53 gram, satu buah cincin batu akik warna merah, satu buah cincin besi putih.

 

Sore harinya di hari yang sama, giliran Polsek Muara Badak yang dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Hery P menangkap seorang pria berinisial HP (24) dijalan Ki Hadjar Dewantara, RT 24, Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, skira pukul 17.30 WITA.

 

Dari tangan warga jalan Sultan Hasanuddin, RT 03, Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara itu, petugas menyita BB berupa dua poket narkotika jenis shabu yang dibuang HP saat hendak ditangkap, satu poket narkotika jenis shabu yg disimpan disaku celana bagian dpn sebelah kanan,  satu buah sendok pipet warna putih, satu helai celana panjang warna hitam, satu buah Hendphone merk Samsung warna hitam.

 

Tak berselang lama, sikitar pukul 18.00 Wita Jumat sore. Pria berinisial IS (21) dibekuk dirumahnya yang beralamat  du Jalan Sultan Hasanuddin, RT 03, Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara.Penangkapan terhadap IS berawal dari pengembangan kasus sebelumnya yakni HP yang mengaku membeli barang terlarang tersebut dari IS.

 

Dari tangan IS petugas menyita satu poket narkotika jenis shabu yang ditemukan didalam lemari pakaian, satu buah kotak rokok merk sampoerna berisi narkotika jenis shabu, satu buah kotak rokok merk Marlboro warna merah berisi dua buah sendok pipet warna putih, satu buah timbangan digital warna hitam, satu unit handpohene merek Samsung warna merah, satu buah kotak rokok merk Sampoerna warna putih yg berisi 15 plastik klip kosong.

 

Kini tersangka SG alias Erru (27), TN (27) , dan WY (24) sedang medekam di Polres Bontang. Sedangkan MZ (34) mendekam di Polsek Bontang Utara. Adapun SF alias Colleng (40) dan MS alias Musu alias Gondrong (41) sedang saat ini sedang ditangani Polsek Marangkayu. Sementara HP (24) dan IS (21) sedang ditangani Polsek Muara Badak.

 

“Semua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Junto pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya. (*).

Reporter - Sena


share on: