Polres Kutim Bangun 156 Unit Rumah Bersubsidi Oktober Mendatang

share on:
Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan

UPDATE.KUTAI TIMUR,- Kabar gembira menghampiri personil kepolisian Polres Kutim. Sedikitnya 156 unit rumah bersubsidi khusus diperuntukkan bagi yang belum memiliki rumah hunian pribadi.

Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan mengatakan rumah tersebut buah dari hasil kerja sama Polres Kutim dengan PT. Sindy Hutama Karya (SHK) selaku developer dan Bank BTN cabang Samarinda, Kaltim.

“Rumah Tipe 36 + luas tanah 10x12 meter persegi rencananya akan di bangun  secara bertahap pada awal Oktober mendatang di Griya Bhara Bhayangkara Jalan Pendidikan (AW Syahrani) KM-2,  tepatnya sekitar 200 meter dari pondok pesantren Ibnu Katsir Sangatta Utara Kutai Timur,” kata Teddy usai penandatanganan MOU dengan PT. SHK dan Bank BTN cabang Samarinda. Di Kantor Polres Kutai Timur, Rabu (26/9).

Teddy menyebutkan dari 456 personil Polres Kutim yang ada saat ini, sekitar 30 persen belum memiliki rumah hunian pribadi. Ia pun mewanti-wanti anggotanya supaya secepatnya melengkapi berkas persyaratan yang diminta developer.

"Ini adalah cita-cita kami, semoga dengan MoU ini dapat mensejahterakan anggota Polres Kutim, dan bagi mereka yang sudah mendaftar agar secepatnya melengkapi syarat yang dibutuhkan,” tambahnya.

PT. Sindy Hutama Karya (SHK) memberikan keunggulan tersendiri bagi para pembelinya.Nantinya Rumah tersebut telah dilengkapi fasilitas mewah, mulai dari tempat ibadah hingga keringanan uang muka.


"Salah satu keunggulannya adalah keringanan uang muka dari 1 persen, ada yang 2 persen, suku bunganya 5 persen sampai lunas. Dan penyelesaian sampai finishing serta terima kunci ada masjid juga sebagai fasilitas tambahan jadi para pembeli sudah tidak perlu khawatir," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Bank BTN Yasmin Damayanti menambahkan pembangunan  ke 156 unit rumah segera direalisasikan secara bertahap jika proses pemberkasan telah rampung.

"Ini merupakan kerjasama dengan kepolisian yang diinstruksikan langsung oleh Kapolri supaya melakukan MoU di setiap daerah. Luar biasanya Polres Kutim sangat cepat responnya, jadi kami harap pemberkasannya secepatnya selesai,” tungkasnya. (*)

Fitri


share on: