Polres Kutim bekuk Pelaku Penikaman Terhadap Warga Kongbeng yang tewas mengenaskan

share on:

SANGATTA - Kerja keras Polres Kutai Timur dalam memburu pelaku penganiayaan terhadap Muhammad Saifudin (17), warga Jalan Melati, Desa Marga Mulia, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur, Kalimantan Timur berbuah manis.

Baru-baru ini Satreskrim Polres Kutai Timur berhasil mengamankan pelaku berinisial RD (20), warga Jalan Poros SP3 Rawa Indah, Desa Makmur Jaya, Kecamatan Kongbeng, Kutim. 

Sebelumnya, korban Muhammad Saifuddin tewas akibat luka tusuk pada bagian leher atas usai cekcok dengan RD di Lapangan Bola, Jalan Melati, Desa Marga Mulia, Kutim, Sabtu (10/3) sekira Pukul 21:30 WITA.

"Tersangka berhasil dilumpuhkan oleh Satuan Satreskrim, pada Minggu (11/3/2018) sekitar pukul 14.15 WITA," kata Kompol Supriyanto, Wakapolres Kutim saat di dikonfirmasi via telepon seluler, Minggu sore. 

Supryanto menyebutkan, tersangka diamankan saat hendak pulang kerumhnya. Pelaku sempat berusaha melarikan diri karena sudah mengetahui kedatangan petugas. 

"Petugas sudah memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali namun tidak diindahkan, sehingga terpaksa dilakukan tembakan pada bagian betis kiri tersangaka," pungkasnya.

Selanjutnya, kata Supriyanto,  tersangka RD dibawa ke Klinik Marag Mulia untuk penanganan medis awal lalu dirujuk ke RS Umum Sangatta untuk tindakan medis lanjutan.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Kutai Timur AKP Yuliansyah menambahkan, peristiwa ini berawal saat korban Muhammad Saifudin bersama rekan-rekannya termasuk RD sedang berpesta minuman keras (miras) dilapangan Bola, Jalan Melati Sabtu malam. 

Namun diduga karena sudah di bawah pengaruh Alkohol, korban dan RD tiba-tiba terlibat adu cekcok. Disaat itulah tersangka RD langsung menusuk bagian leher atas korban.

"Korban sempat dilarikannya ke Klinik dr. Ardianto, namun nyawanya tak tertolong. Sedangkan RD saat itu langsung kabur" tungkasnya. 

Kini tersangka RD di ganjar pasal 338 jo 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Tersangka akan dikenakan pasal 338 jo 351 KUHP, Ancaman hukumannya 5 tahun," tutur AKP Yuliasnyah.

Reporter-Eky | Editor-Sena


share on: