Puguh Harjanto : Baru 38 TKA Berijin Resmi di PLTU Bontang Lestari

share on:
Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Bontang, Puguh Hardianto

UPDATE.BONTANG - Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Bontang, Puguh Hardianto menegaskan  dari total 104 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di Proyek PLTU Bontang Lestari, baru 38 orang yang memiliki ijin resmi.

"Data dari Disnaker Provinsi yang kita miliki sejauh ini baru 38 TKA yang memiliki ijin resmi, selebihnya masih proses dan on progres kelengkapan dokumen Kitas dan Imtanya," kata Kepala Dinas DPMTK-PTSP Kota Bontang, Puguh Harjanto usai menemui pengunjuk rasa di Kantor Wali Kota Bontang, Rabu (01/8) sore.

Puguh menjelaskan, ke 35 TKA tersebut tersebar di beberapa perusahaan sub kontraktor, diantaranya PT Zhejiang Tenaga Pembangunan Indonesia (ZTPI) dan PT D&C Engineering Company masing-masing mempunyai 11 TKA, PT Jiangxi Water And Hydropower Construction sebanyak 12 TKA.

"Sementara PT Chengda dan PT Graha Power Kaltim (GPK) masing-masing hanya 2 TKA. Sedangkankan 66 TKA belum memiliki ijin resmi berstatus sebagai karyawan di tiga perusahaan berbeda seperti PT ZTPI, PT Chengda, dan PT D&C Engineering Company," tuturnya.

"Adapun jumlah tenaga organik atau tenaga kerja luar daerah yang bekerja kepada 19 perusahaan yang terlibat di pada proyek tersebut mencapai 377 orang. Dan tenaga kerja lokal terserap hanya sekitar 514 orang," tuturnya.

Puguh mengaku baru mengetahui data valid TKA tersebut setelah pihaknya meminta semua pihak perusahaan menyetorkan data tenaga kerjanya.

Sementara ke 66 TKA yang belum memiliki ijin resmi dipastikan akan dipulangkan ke negaranya karena selain melanggar regulasi ketenagakerjaan juga menyusul hasil kesepakatan antara pihak perusahaan dengan kelompok masyarakat yang menamakan diri Aliansi Kaltim Bersatu (Alkab).

Alkab tercatat telah dua kali berunjuk rasa sebagai bentuk protes kerasnya terhadap keberadaan TKA yang tidak memiliki ijin resmi bekerja di proyek PLTU berkapasitas 2X100 Megawatt tersebut.

Wartawan : Sena


share on: