Pupuk Kaltim  Dan SPSB Siapkan Generasi LOKAL HERO

share on:
Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim, Meizar Effendi, Didampingi Manager CSR PKT, Dwi Pudyasmoro dan Anggi V Gionadi, Selaku Pendiri Sekolah Public Speaking Bota Sekaligus Pimpinan Inkubator Bisnis Permata Bunda. (Foto-Dokumen Humas Pupuk Kaltim)

UPDATE.BONTANG,- PT Pupuk Kaltim bekerja sama dengan Tim Trainer dari Sekolah Public Speaking Bota (SPSB) menggelar Training Komunikasi Efektif selama dua hari, mulai dari 11-12 Oktober 2018, di Gedung Serba Guna Inkubator Bisnis Permata Bunda Bontang.

 

Ketua Panitia Training Komunikasi Efektif Pupuk Kaltim, Nikita Andriani mengatakan, Training Komunikasi Efektif ini merupakan upaya PT Pupuk Kaltim membekali para peggiat dan pemberdaya anggata Mitra Binaan Pupuk Kaltim, khususnya yang bergerak di bidang Komunikasi.

 

Tujuannya agar kedepannya dapat lahir "Local Hero" yang tidak hanya mampu bergerak dan menggerakan perubahan dilingkungan sosialnya, namun juga mampu memberikan inspirasi dan dampak yang lebih luas melalui buah pikir dan kemampuan komunikasinya.

 

Selain itu, pelatihan ini juga ditujukan sebagai persiapan menghadapi Propernas 2018, dimana salah satu penilaiannya adalah kunjungan tim penilai ke program binaan.

 

“Pelatihan ini diagendakan selama dua hari dengan sejumlah peserta sebanyak 31 orang yang berasal dari sejumlah program Binaan PT Pupuk Kaltim. Pelaksanaan Training dan follow up juga akan dilaksanakan pendampingan serta Monev personal di sepanjang bulan Oktober 2018 mendatang,” tutur Nikita pada acara pembukaan Training Komunikasi Efektif, Kamis (11/10) pagi.

 

Nikita menambahkan, pelatihan ini diprovide sepenuhnya oleh tim Trainer dari Sekolah Public Speaking Bota, sebuah lembaga Training yang sudah berpengalaman dan bersertifikasi khususnya dibidang public speaking dan komunikasi.

 

“Peserta nantinya diprovide sepenuhnya oleh tim Trainer dari Sekolah Public Speaking Bota, yang dikomandoi oleh Master Trainer, Anggi V. Goenadi. Sekolah Public Speaking Bota ini juga menjadi bagian dari Lini Usaha Inbis Permata Bunda, yang merupakan Binaan Unggulan PT Pupuk Kaltim,” tambahnya.

 

Di tempat yang sama, Anggi V Gionadi beharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan sinergi antara Pupuk Kaltim dengan binaan menjadi lebih baik, terutama dalam dalam mempertahankan proper emas.

 

"Selama dua hari kedepan dan 1 bulan ini kita melakukan pendampingan. Konteksnya bukan belajar seperti antara guru dan murid. Lebih banyak sharing, belajar praktek bersama, supaya tujuan akhir kita usai pelaksanaan program ini, Pupuk Kaltim dapat meraih proper emas kembali," ucap Anggi.

 

Dijelaskannya, Bota awalnya terlahir dari para relawan atau volounteer yang ingin membuat peluang kerja bagi alumni Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SLB Permata Bunda. Para Trainer tersebut adalah orang-orang yang memiliki keahlian dibidang komunikasi dan public speaking. Melalui kelas Public Speaking Intensif, hingga saat ini Bota sudah meluluskan sekitar 20 angkatan. Anggi berharap pembekalan keterampilan komunikasi ini dapat dipahami dan dikuatkan oleh para peserta.

 

"Peduli itu penting tapi nyatanya tidak cukup, peduli ditambah menginspirasi sehingga dampaknya meluas itu yang lebih penting. Salah satu poin utama adalah bagaimana niatan temen-temen bergerak jadi pembaharu sosial harus diback-up dengan komunikasi yang bagus. Supaya apa yang kita lakukan tidak hanya berdampak di sekitar kita tapi juga dapat menginspirasi orang lain melalui buah pikir dan pemaparan tentang program kita. Hari ini kita mulai perjalanan, mudah-mudahan kita dapat menjadikan kehidupan sosial yang lebih baik, Greating to better society," pintah ketua Institut Jujitsu Bontang itu.

 

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Pupuk Kaltim, Meizar Effendi menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya komunikasi efektif merupakan hal yang sangat penting dalam berinteraksi dengan orang lain dan mutlak harus dimiliki. Dengan kemampuan berkomu-nikasi efektif yang baik dan elegan, pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik juga oleh lawan bicara, sehingga respon yang diterima pun terhindar dari kesalahpahaman dan salah pengertian.

 

“Manfaat mengikuti pelatihan ini adalah untuk mem-perkuat keutuhan dan kekompakan tim, serta untuk menguatkan proses pekerjaan dalam mengambil keputusan atau meneumkan solusi dari permasalahan yang muncul,” papra Meizar saat membuka pelatihan ini.

 

Meizar menilai dengan mengikuti pelatihan ini, mitra binaan akan dilatih keterampilan dalam mengatur dirinya dengan kematangan mental dapat mengontrol pikiran, perasaan dan perkataan dalam bersosialisasi dan berkomunikasi dengan lawan bicara.

 

“Pelatihan ini tidak hanya sebatas dua hari saja, tapi setelah itu akan ada pendampingan. Kegiatan ini sangat penting untuk diikuti agar local hero dapat berkomunikasi dengan baik serta menjelaskan program-programnya ketika ada kunjungan dari pihak eksternal,” tutup Mizar. (ADV)

 

Wartawan : Sena Arizona


share on: