Pupuk Kaltim Sosialisasikan Alternatif Plastik Ramah Lingkungan

share on:
Demo Pemusnahan Bahan Alternatif Pengganti Plastik Dalam Seminar Alternatif Plastik Ramah Lingkungan terhadap Karyawan Pupuk Kaltim, Rabu ((12/9) Foto-Dokumen Humas Pupuk Kaltim)

UPDATE.BONTANG,-  PT Pupuk Kaltim menggelar Seminar bertajuk "Alternatif Plastik Ramah Lingkungan" terhadap karyawan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Serikat Pekerja Pupuk Kaltim (Sepakat) yang ke-9 tahun.


Seremoni pembukaan seminar dilakukan General Manager (GM) Operasi 2 Pupuk Kaltim Mochamad Safiie selaku kuasa Direksi, didampingi GM Umum Nur Sahid, Ketua Komisioner Sepakat Alfin Fadlan, di Hotel Equator, Selasa (12/9) pagi.


Turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang serta sejumlah karyawan, baik dari Pupuk Kaltim maupun anak perusahaan yang tergabung dalam organisasi Sepakat, serta dua pemateri, yakni Lanny Tjahjono dari PT Enviplast dan  Mariani Chandra dari PT Telobag.

Lanny Tjahjono dari PT Enviplast dan  Mariani Chandra dari PT Telobag diapit General Manager (GM) Operasi 2 Pupuk Kaltim Mochamad Safiie, Ketua Komisioner Sepakat Alfin Fadla (kanan) dan GM Umum Nur Sahi, Perwakilan Dinas LH Bontang (kiri)


Dalam paparannya Alvin Fadlan menyebutkan bahwa tujuan dari seminar tersebut adalah untuk mengetahui sejauh mana dampak dan bahaya limbah plastik di lingkungan serta tata cara pencegahan dan penanganannya.


“Seminar ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran, baik bagi karyawan Pupuk Kaltim maupun anak perusahaan dalam meridius limbah plastik di lingkungan masing-masing,” ujarnya.


Sementara Mochamad Safiie menambahkan bahwa tujuan lain dari seminar tersebut adalah selain untuk mendapatkan gambaran serta masukan bagi perusahaan.


Selain itu poin penting dari seminar alternatif plastik ramah lingkungan tersebut juga diharap dapat menjadi terapan bagi karyawan serta meningkatkan nilai ekonomis perusahaan melalui Corporate Society Responsibility (CSR).


“Harapannya Pupuk Kaltim dapat melakukan penataan limbah plastik yang jauh lebih baik dari sebelumnya melalui program CSR yang berkesinambungan dengan program kerja Sepakat,” pungkasnya.


Lebih jauh Safiie menjelaskan bahwa sejauh ini Pupuk Kaltim tidak hanya konsen dan selalu mengedepankan aspek continue dan edukasi dalam hal pengelolaan lingkungan, melainkan selalu melakukan inovasi berkelanjutan.


Salah satu buktinya ialah Pupuk Kaltim sebagai satu-satunya perusahaan pupuk di Indonesia yang telah meraih proper nasional kategori emas dari Kementerian Lingkungan Hidup.


“Capaian luar biasa merupakan wujud kerja keras dan kerjasama yang solid antara jajaran manajemen dengan karyawan, baik yang bersentuhan langsung maupun yang tidak langsung,” tungkasnya.


Adapun materi yang disampaikan oleh para narasumber dalam seminar tersebut meliputi seputar alternatif plastik ramah lingkungan berbahan baku hasil olahan singkong atau tepung tapioka.


Kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab yang diselingi pengundian kupon doorprize berhadiah, serta demo pemusnahan bahan alternatif pengganti plastik produksi Enviplast dan Telobag. Pemusnahan menggunakan api dan setrika bertujuan sebagai pembanding hasil reduksi antara plastik ramah lingkungan dengan plastik pada umumnya.


Patut diingat bahwa Pemerintah Indonesia saat ini tengah konsen mengatasi persoalan limbah plastik yang kian menjadi momok menyebalkan seiring dengan pertumbuhan populasi penduduk dunia. Dan Indonesia merupakan penyumbang terbesar kedua setelah Tiongkok.

 

Keseriusan itu tertuang dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.
 

Kebijakan tersebut diharapkan mampu melahirkan aturan tegas demi upaya mencapai target pengurangan 70% sampah plastik pada tahun 2025. Tidak sampai disitu, saat ini pemerintah dikabarkan tengah menggodok aturan bea dan cukai terhadap produk-produk berbahan plastik. (Adv)

Reporter - Sena


share on: