Ratusan TKL Demo Peroyek PLTU Bontang Lestari

share on:

BONTANG - Ratusan tenaga kerja lokal (TKL) yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bontang berunjuk rasa di lokasi pembangunan power plan PLTU Keluraham Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kalimntan Timur, Selasa (15/5) pagi.

Pantauan media ini dilapangan, sekitar 300 lebih TKL memblokade pintu masuk proyek Nasional tersebut. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polres Bontang.

"Aksi ini sebagai bentuk penolakan kami terhadap adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) baik itu unskill maupun semiskill disini karena itu melecehkan atau menciderai hak kami sebagai tenaga kerja lokal," kata kata Wahyuddin Sulaiman selaku koordinator aksi.

Selain itu kami juga, lanjut Wahyuddin, meminta kepada semua perusahaan yang telibat pada power plan ini suapaya menegakkan upah minimu kota (UMK) dan UMSK, dan mengutamakan tenaga kerja lokal dan kontraktor lokal pada proyek ini. Serta mendesak setiap perusahaan agar melengkapi tenaga kerja dengan BPJS, dan mengembalikan pengawasan kepada Dinas Tenaga terkait," tegas Wahyuddin.

Usai berorasi di luar pagar, para perwakilan pengunjuk rasa kemudian diterimah oleh pihak managemen perusahaan, diantaranya PT Graha Power Kaltim (GPK), D&C, dan PT WIKA. Sementara beberapa perusahaan lainnya seperti PT. ZPTC, BBP dan Cengda tidak hadir.

Akibatnya, pertemuan disepakati untuk melaksanakan pertemuan lanjutan pada Selasa pekan depan dengan catatan semua perusahaan yang terlibat didalam proyek tersebut harus hadir.

"Hasil pertemuan tadi yang tengahi oleh Disosnaker dan Kapolres Bontang memutuskan pertemuan ulang minggu depan untuk membahas poin-poin yang kita sampaikan. Namun apabila ada salah satu perusahaan yang ingkar maka kami akan menyerbu proyek ini dengan jumlah masa yang lebih banyak," tegas H. Amran selaku Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bontang.

Reporter - Sena


share on: