Resmikan Rumah Al-Qur'an, Pupuk Kaltim Ingin Cetak Generasi Qur'ani

share on:

Bontang - Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, Bakir Pasaman mengaku menyambut baik keberadaan Rumah Al-Qur'an milik Yayasan Baiturrahman. Menurutnya program pembinaan Al-Qur’an dan pembinaan akhlak merupakan hal penting dalam mewujudkan generasi yang peduli, santun, berprestasi dan berakhlaqul karimah.

Pernyataan ini diungkapkan Bakir saat hadir meresmikan program Rumah Al-Qur’an yang di laksanakan oleh Yayasan Baiturrahman bersama LAZ Pupuk Kaltim dan Majelis Taklim Muslimah Yayasan Baiturrahman, Kamis (15/3) pagi.

"Alhamdulillah Rumah Al-Qur’an ini telah rampung pembangunannya setelah dilakukan Ground Breaking pada (13/6/2017) lalu. Terus terang Pupuk Kaltim sangat menyambut baik adanya program Rumah Al-Qur’an ini yang diselenggarakan oleh Yayasan Baiturrahman bersam LAZ Pupuk Kaltim dan Majelis Taklim Muslimah Yayasan Baiturrahman," ujarnya. 

Karena menurutnya, selain bertujuan untuk mencetak generasi muda yang Qurani, rumah Qur'an ini juga nantinya bermanfaat untuk pendidikan Tahfizh Al Qur’an. Baik Boarding maupun Non Boarding.  Boarding yang dimaksud ialah peserta didik yang berasal dari luar kota dan tinggal di rumah Quran selama proses belajar. 

"Rumah Al-Qur’an ini nantinya akan mencetak generasi qurani serta pendidikan Tahfidz Al-Qur’an," ucapnya.

Sejauh ini, kata dia, Pupuk Kaltim selalu mendukung setiap kegiatan positif di lingkungan Perusahaan. Termasuk program Rumah Al-Qur’an. Bentuk dukungan tersebut ialah memfasilitasi pemotongan gaji karyawan untuk didonasikan program Wakaf tunai untuk pembangunan Rumah Al-Qur’an.

"Dengan konsep wakaf tunai yang dilakukan kepada kepada BOD, Karyawan, anak perusahaan Pupuk Kaltim, anak Perusahaan Pupuk Indonesia, Jamaah Masjid Baiturrahman dan masyarakat sekitar, Alhamdulillah dana yang berhasil terkumpul saat itu senilai Rp2,38 M," tuturnya.

Selain program Rumah Al-Qur’an, kata dia, bentuk dukungan lain perusahaan di bidang keagamaan adalah saat bulan Ramadhan. Dalam hal ini perusahaan bekerjasama dengan BPUI Pupuk Kaltim untuk mendatangkan Muballigh dari seluruh Indonesia serta kegiatan keagamaan lainnya. "Dengan begitu kami berharap semarak pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan Pupuk Kaltim dapat mendukung terwujudnya insan Pupuk Kaltim yang bertakwa," tungksnya.

Dari data yang berhsil kami himpun, pembangunan gedung berlantai dua ini diawali peletakan batu pertama oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman pada Juni 2017.

Pembangunan gudung ini berlanjut dan memakan waktu 6 bulan,  dimulai dari September 2017 - Februari 2018. 

Banunan ini memiliki luas 418 meter persegi. Dilengkapi fasilitas tempat wudhu seluas 81 meter persegi.

Saat ini Gedung Qur'an telah memiliki sejumlah santri diantarany :

1. Boarding sebanyak 10 santri yang berasal dari lokal Bontang, Kutaui Timur, Bima, NTB, dan Bengkulu.

2. Non Boarding sebanyak 68 santri yang terdiri dari anak-anak, Ibu-ibu,  dan bapak-bapak. Kelas ini di buka di dua Masjid yakni di Masjid Baiturrahman dan Masjid Fathul Khoir BSD.

3. Jumlah Pengajar (Musyrif) yakni 5 Ustadz dan 1 Ustadzah.

4. Saat ini Rumah Quran telah bekerjasama dengan Pondok Quran Dusturuna, Bandung Jawa Barat. 

5. Program yang sudah dijlaksanakan diantaranya, Pendidikan Menghafal Al-Qur'an dan Supercamp Qur'an 1.

6. Program selanjutnya adalah Supercamp Qur'an Untuk Karyawan, Wisuda Akbar 1.000 penghapal surat Al-Mulk. 

7. Target penerimaan santri baru untuk 2018 sebanyak 20 santri Boarding dan 20 santri non Boarding, yang bertugas untuk mengelola Taman Pendidikan Al-Qura'n dalam satu atap (350 santri) agar berkesinambungan dengan program Tahfizh. (Sena) 


share on: