Sederet Prestasi Pupuk Kaltim Di Ajang ISDA 2018

share on:
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo (Foto/Dokumen Humas Pupuk Kaltim)

UPDATE.JAKARTA,- PT Pupuk Kalimantan Timur kembali menyabet sederet penghargaan di Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2018. Ajang bergengsi garapan Corporate Forum for Community Development (CFCD), di Hotel JS Luwansa Jakarta, Kamis (6/9) lalu.

Sederet Prestasi Yang Diraih Pupuk Kaltim Di Ajang Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2018 (Foto/Dokumen Humas Pupuk Kaltim)

 

Pupuk kaltim memperoleh penghargaan tertinggi pada predikat Gold Grand Program yang diserahkan Kepala Badan Standardisasi Nasional, Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc kepada Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo.

 

Sedangkan sederet penghargaan lain juga diarih produsen pupuk urea terbesar di Indonesia itu, diantaranya 1 predikat Platinum, 5 Gold, dan 3 predikat Silver.

Kepala Badan Standardisasi Nasional, Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc (kiri) Serahkan Gold Grand Program kepada Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo (kanan) (Foto/Dokumen Humas Pupuk Kaltim)

 

Di Kategori perorangan, Pupuk Kaltim menempatkan mitranya pada predikat terbaik II yang diberikan kepada Anggi V Goenadi selaku Kepala Inkubator Bisnis Permata Bunda. Serta predikat terbaik II juga diberikan kepada Rahmawati selaku Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kube) Mekar Sari.

 

Patut diketahui bahwa ISDA 2018 diberikan kepada perusahaan atau lembaga non pemerintah yang dinilai berperan dalam mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui aktivitas dalam pemenuhan tanggung jawab sosial organisasi sesuai pedoman yang dituangkan dalam SNI ISO 26000:2013, mencakup dua kategori.

 

Diantaranya perorangan pelaku Corporate Social Responsibility (CSR) atau Community Development serta Sustainable Development, dan program yang dilakukan perusahaan dalam upaya kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

 

Dimana beberapa program-program CSR itu telah berjalan 3 tahun terakhir termasuk tahun berjalan saat ini. Pupuk Kaltim telah mengikuti hampir seluruh kategori program yang dinominasikan. Dan termasuk sebagai salah satu perusahaan dengan program Community Development terbanyak.

 

Beberapa tujuan Community Development tersebut adalah menjamin kualitas pendidikan inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar melalui Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan. Menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan penduduk melalui program Pupuk Kaltim Peduli Kesehatan.

 

Meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh serta memberikan pekerjaan yang layak untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) menjadi anak-anak berbakat khusus melalui Program Inkubator Bisnis Permata Bunda.

 

Tak hanya itu, tujuan lainnya menjamin pola produksi dan konsumsi berkelanjutan melalui program Mitra Sukses. Menjadikan permukiman yang aman dan tangguh melalui Program Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat oleh Kube Mekar Sari.

 

Serta melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir seperti Better Living in Malahing, Keramba Jaring Apung Kerapu dan Lobster, Konservasi & Diversifikasi Mangrove dan Budidaya Kepiting serta Terumbu Buatan.

 

Budi Wahju Soesilo menyampaikan, kegiatan ISDA 2018 merupakan tolak ukur pelaksanaan program-program Community Development Pupuk Kaltim yang telah diakui. Bahkan diapresiasi di tingkat nasional dengan diraihnya beberapa penghargaan.

 

"Pupuk Kaltim salah satu perusahaan yang sangat berkomitmen untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan peduli pada lingkungan melalui program CSR guna mewujudkan Sustainability Development Goals (SDGs)," ujar Soesilo.

 

Parameter yang diberlakukan untuk menilai kategori program meliputi dasar pertimbangan program, rencana strategis, fasilitas yang diberikan, Standard Operating Procedure (SOP), penerima manfaat, perencanaan sampai dengan dampak yang ditimbulkan dari program CSR berkelanjutan.

 

Sedangkan untuk parameter penilaian kategori tingkat pelaku mitra, diharapkan mitra tersebut dapat memberikan efek positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lainnya. (Nik/Ad/Adv)

Sumber : Pupuk Kaltim


share on: