Sistem zonasi Di Kaltim Libatkan Pendekatan di Masing-Masing RT

share on:

UPDATE SAMARINDA,- Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim, Muhammad Sa'bani mengatakan kebijakan sistem zonasi di Kaltim pada dasarnya sama dengan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Hanya saja di Kaltim, sistem zonasi juga melibatkan pendekatan di masing-masing RT untuk pendataan.

"Artinya pihak sekolah bisa mendata jumlah RT di wilayah masing-masing," kata Sa'bani saat dialog interaktif pada salah satu stasiun televisi di Samarinda, Jumat (28/6) pagi.

Ia menyebut RT yang masuk dalam sistem zonasi wajib diterima. Misal, SMA Negeri 1 Samarinda. Dimana pihak sekolah harus mengetahui berapa jumlah RT yang masuk dalam lingkungannya.

"Anak yang berada di lingkungan itu wajib diterima sekolah sesuai sistem zonasinya," lanjut dia.

Selebihnya dari kuota yang akan diterima adalah jalur prestasi. Batasan untuk zonasi 80 persen dan perpindahan 15 persen, sisanya prestasi.

"Sistem ini mulai diterapkan per 1 Juli 2019," pungkas Sa'bani. *


share on: