Tiga Unit Trailer dan 108 Pengendara Terjaring Razia

share on:
Tiga unit kendaraan trriler terjaring razia saat opaerasi gabungan Satlantas Polres Bontang Bersama PT PAMA Persada Nusantara dan PT Indominco di Tugu Selamat Datang Bontang, Kamis (06/09/2018)

UPDATE,BONTANG,- Tindakan tegas kembali dilakukan pihak Satuan lalu lintas Polres Bontang terhadap pengendara yang tidak patuh aturan. Sedikitnya ada 108 pengendara dan tiga unit trailer ditilang pada razia gabungan dan Patroli Hunting System di tiga titik, Kamis (06/09/2018) sore.

 

Giat diawali dengan razia gabungan bersama perusahaan dari PT PAMA Persada Nusantara dan PT Indominco Mandiri di Tugu selamat datang Bontang. Pada titik itu Polantas Bontang setidaknya menilang 30 pengendara roda empat dan roda dua, serta tiga unit mobil trailer.

 

“Dari 30 pengendara yang terjaring razia, 10 diantaranya adalah kendaraan roda dua, 7 SIM, 12 STNK, 3 kendaraan roda empat, dan tiga unit mobil trailer,” kata Kapolres Bontang Akbp Siswanto Mukti melalui Kasat Lantas Akp Irawan Setyono.

Personil Dari Satlantas Polres Bontang Tilang Puluhan Kendaraan dalam Giat Hanuting System, di Simpang Empat Lampu Merah Bontang Baru, Kamis (06/09/2018)

 

Dikatakan Akp Irawan Setyono, pada jam yang sama, pihaknya juga melakukan Patroli Hunting System pada dua titik, diantaranya di Jalan Ahmad Yani, simpang Empat Bontang Baru Kelurahan Api-Api Bontang Utara dan simpang tiga Kenari Water Park Gunung Sari Bontang Selatan.

 

“Sebanyak 58 pengendara yang ditilang petugas pada giat di simpang empat lampu merah Bontang Baru, sedangkan di simpang tiga Kenari Waterpark terdapat 20 pengendara,” papar Akp Irawan

 

Dijelaskan Akp Irawan, dari total keseluruhan pengendara yang terjaring oleh petugas, pelanggarannya rata-rata menerobos lampu merah traffic light, sebagai tidak memakai helm, serta tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.

 

“Tindakan tegas dilakukan kepada pengendara yang tidak taat aturan sekaligus mengedukasi masyarakat supaya memperhatikan rambu-rambu lalu lintas saat sedang berkendara,” tuturnya.

 

Menurutnya langkah tegas tersebut ditempuh pihaknya untuk memberikan efek jera kepada pengendara dijalan raya guna menghindari terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal.

 

“Semua pengendara akan ditindak jika terbukti melanggar kepatuhan dan rambu-rambu saat berkendara,” tugasnya. (*)

Reporter - Sena


share on: