Tinjau KTL Bontang, Tim Penilai Sebut Trotoar Perlu Direparasi

share on:
Kasubdit Opsanalrek Subdit Jemen Opsrek Ditkansel Korlantas Polri, AKBP Subagio (kana) didampingi Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti (kiri) saat Audiensi diruang Ruma Tama Polres Bontang.

UPDATE,BONTANG,- Rombongn tim penilai lomba Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) yang terdiri dari Mabes Polri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Kementerian Perhubungan tiba di Bontang, Rabu (14/8).

Tim penilai yang diketuai oleh Korlantas Mabes Polri, Kombes Pol Johanes Didiek Dwi Priantono, yang diwakili Kasubdit Opsanalrek Subdit Jemen Opsrek Ditkansel Korlantas Polri, AKBP Subagio menyusuri beberapa kawasan KTL yang menjadi target penilaian di wilayah hukum Polres Bontang.

Dalam pantauannya, Akbp Subagio menyoroti sejumlah fasilitas jalan raya dan yang perlu untuk ditingkatkan.

"Kalau untuk Bontang berkaitan dengan trotoar, dan rambu larangan parikir di bahu jalan, serta rambu batas kecepatan maksimum," kata AKBP Subagio didampingi Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti saat ditemui diruang Rupa Tama Polres Bontang.

 

Khusus trotoar di kawasan KTL Bontang, Subagio menilai perlu direparasi karena mengganggu pejalan kaki. Dikatakan Subagio sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pejalan kaki harus diberikan hak utamanya.

"Trotoar masih terdapat pohon dan pot bunga yang mengganggu pejalan kaki. Trotoar itu khusus bagi pejalan kaki," ujarnya.

Sebaliknya, pihaknya mengapresiasi sejumlah fasilitas umum yang telah berikan Pemda Bontang, salah satunya CCTV.

Ia menilai, adanya CCTV sangat mmbantu aparat kepolisian dalam menindak pelaku kejahatan di jalan raya, khususnya di wilayah KTL. Karena telah terintegrasi dengan traffic management center Polres Bontang.

Sementara itu, Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasatlantas AKP Irawan Setyono menambahkan, pihaknya akan mengupayakan untuk segera melengkapi sejumlah fasilitas jalan belum ada. Baik itu bersifat perbaikan maupun pengadaan.

"Terotoar ini bukan kewenangan kepolisian, namun kami sudah sounding ke pihak terkait untuk mengupayakan kelengkapan yang kurang atau yang rusak untuk segera diperbaiki," tuturnya.

Diketahui wilayah KTL Bontang memiliki panjang 3,47 kilometer. Dimulai dari simpang tiga Yabis kilometer-6 Kelurahan Bontang Barat hingga simpang empat Bontang Baru. (*)

Reporter - Sena


share on: