VIDEO_Detik-Detik Penggeledahan Tempat Persembunyian Bandar Narkoba

share on:

Jajaran Kepolisian Polres Kutai Timur (Kutim) melalui Polsek Teluk Pandan mengrebek tempat tinggal seorang Pria berinisial AC yang berada di Jalan Pipa, Desa R E martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (13/6) malam, sekira pukul 18.30 Wita. AC diduga terlibat dalam sindikat jaringan peredaran Narkotika, dan kerap memasarkan bisnis haramnya di Wilayah Kutim dan Bontang.

Namun saat tiba, AC diketahui telah lebih dahulu meninggalkan rumahnya. Menurut keterangan istri AC yang saat itu tengah berada dirumah bersama seorang anaknya, AC telah meninggalkan rumah bersama rekannya sebelum waktu berbuka puasa tiba. Petugas lantas memanggil Ketua RT setempat untuk menyaksikan penggeledahan.

Hasilnya petugas berhasil menemukan dua unit timbangan digital yang disembunyikan diatas pelafon rumah. Serta beberapa alat bukti lainnya. Selain itu petugas juga mendapati beberapa bekas pesta Narkoba di lantai dua. Sebaliknya petugas tidak menemukan Narkotika dirumah tersebut. Petugas menduga AC keluar rumah untuk mentransaksikan barang haramnya.

Menurut keterangan ketua RT setempat, AC bersama keluarganya baru tinggal dirumah itu sejak tiga bulan lalu. Namun Ia tidak menyangka kalau rumah tersebut kerap dijadikan sebagai tempat pesta Narkoba.

Sementara Kopolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan melalui Kapolsubsektor Teluk Pandan IPTU Sugeng TR dalam keterangannya mengatakan bahwa penggeledahan terhadap rumah kost tersebut dilakukan berkat adanya laporan dari salah satu warga dikawasan tersebut.

"Saat rumah kostnya digeledah didapati dua unit timbangan digital yang tersimpan dibalik pelapon rumah lantai dua, satu box bungkusan plastik berukuran kecil, serta terdapat berbagai bekas pesta Narkoba," ujarnya

Belakangan AC diketahui baru tiga bulan bebas dari penjara dengan kasus serupa, dan kembali masuk Target Operasi (TO) pihak Kepolisian. Adapun barang bukti yang ditemukan petugas telah dibawa ke Polsek Teluk Pandan. Sementara AC masih dalam pengejaran.

Reporter - Sena


share on: