Warga Diminta Tidak buang Sampah Ke Sungai

share on:
Walikota Bontang , Neni Moerniaeni Didampingi Suami (Andi Sofyan Hasdam) berkoordinasi dengan Kepala DLH Bontang, Agus Amir (kaos putih) Saat Meninjau Aliran Sungai, di Kelurahan Api-Api Bontang Utara, Minggu (30/9) pagi.

UPDATE.BONTANG,-  Sungai yang membelah Kota Bontang menyajikan pemandangan menjijikan. Selain karena airnya yang berwarna hitam pekat dan juga menimbulkan aroma tak sedap, banyaknya sampah yang terdapat di sepanjang aliran sungai turut menjadi persoalan.

 

Serius merealisasikan program Kali Bersih, Pemerintah Kota Bontang mengimbau masyarakat supaya tidak membuang sampah ke sungai.

 

Sampah menjadi persoalan utama bangsa Indonesia, jadi tidak boleh ada sampah lagi di laut maupun di sungai,” kata Walikota Bontang, Neni Moerniaeni saat meninjau aliran sungai Bontang di Kelurahan Api-Api Bontang Utara, Minggu (30/9) pagi.

 

Namun merubah perilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai diakui Neni tidak mudah. Meski begitu pihaknya optimis realisasi program kali bersih bisa tercapai.

 

“Edukasi kepada masyarakat yang bermukim di bantaran sungai akan terus digalakkan. Kita akan pasang spanduk tentang bahaya sampah supaya masyarakat sadar dan tidak lagi membuang sampah ke sungai,” tuturnya.

 

Neni mencontohkan sejumlah bencana alam yang melanda bangsa indonesia akibat ulah tangan manusia, karena tidak bisa bersahabat dengan dengan lingkungannya.

 

“Bontang harus memulai mengatasi sampah dari sekarang, dan pemerintahlah yang akan mengawalinya. Saya Haqqul Yakin Bontang bisa terbebas dari sampah,” pungkasnya. (*)

Wartawan - Sena Arizona


share on: