709 Napi Lapas Bontang Dapat Remisi Idulfitri

share on:
Sidak Lapas Bontang, melibatkan BNN dan Polres Bontang

UPDATEINDONESIA.COM- Sedikitnya 709 narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman pada Idulfitri 1442 Hijriah. Jumlah tersebut terdiri atas RK-I 708 dan RK-2 sebanyak 1 orang.

Kalapas Bontang Ronny Widiyatmoko mengatakan, RK-1 diberikan kepada napi yang telah menerima remisi khusus namun masih menjalani sisa tahanan. Sedangkan RK-2 diberikan kepada narapidana yang langsung bebas pada saat pemberian Remisi Hari Raya Idulfitri.

“Narapidana yang diusulkan menerima remisi Lebaran tersebut setelah memenuhi persyaratan, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018, di antaranya berkelakuan baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan," tutur Ronny, Senin (10/5) siang.

Mereka yang diusulkan mendapat pengurangan masa tahanan atau remisi khusus (RK-I) 15 hari sebanyak 108 orang, pengurangan satu bulan sebanyak 412 orang, 1 bulan 15 hari sebanyak 161 orang, dan 2 bulan sebanyak 28 orang.

Remisi khusus terbanyak berasal dari kasus narkotika, yakni 465 orang. Disusul kasus pembunuhan 22 orang, kasus penggelapan 14 orang, pencurian 45 orang, perlindungan anak 104 orang, Tipikor 1 orang, dan 58 orang pidana umum.

Jumlah tersebut bersifat fluktuatif jika dibandingkan pada priode yang sama tahun lalu, yakni sekitar 400 remisi dengan jumlah tahanan 900 orang. “Tahun ini sebanyak 709 napi dengan 1.290 total jumlah tahanan,” terang Ronny.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Registrasi, Lapas Kelas IIA Bontang, Aris Wibowo menambahkan, pemberian remisi diharapkan dapat memotivasi narapidana untuk selalu memperbaiki diri, menyadari kesalahannya, dan menaati aturan selama berada di dalam tahanan.

“Remisi ini berupa hadiah kepada narapidana yang menaati aturan dan menjalankan program pembinaan selama di dalam lapas, sehingga diberikan hak berupa hadiah pengurangan masa tanahanan,” ujar Aris. (see)