AH Usul Pemasangan Jargas di Kampung Sidrap, BME Bilang Begini

share on:
AH - Wakil Ketua DPRD Bontang

UPDATEINDONESIA.COM- Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris (AH) mengusulkan pemasangan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kampung Sidrap.

Usulan tersebut disampaikan Rustam HS saat memimpin rapat gabungan Komisi DPRD bersama PT BME  di gedung wakil rakyat, Bontang Lestari, Senin (9/5/2022).

“Beliau (AH) berharap bisa dipasangkan jalur Jargas di Kampung Sidrap mengingat cukup banyak warga di sana,” ucap Rustam ke Direktur PT BME Siti Hamnah.

Rustam mengaku sependapat dengan AH bahwa meskipun sebagian kawasan Sidap masuk pemerintahan Kabupaten Kutai Timur tetapi mayoritas penduduknya ber-KTP Bontang. Jadi, walau bagaimanapun tetap harus dilayani.

“Usulan AH, jika PT BME belum mampu memasang meteran di tiap rumah warga, minimal ada meteran induk yang bisa di paralel ke rumah penduduk,” tutur Rustam.

Menanggapi hal itu, Siti Hamnah mengaku akan menampung usulan tersebut untuk selanjutnya disampaikan kepada para pemegang saham PT BME.

Sebab, posisi PT BME selaku Perseroda hanya sebatas operator dengan komposisi saham 99 persen  milik Pemkot Bontang. Selebihnya Koperasi Praja Sejahtera.

“Kami akan sampaikan ke pemegang saham untuk membahas usulan tersebut,” ujarnya.

Siti Hamnah mengakui Bontang saat ini masih memiliki jatah 13 ribu kuota untuk sambungan baru. Hanya saja terkendala biaya pemasangan.

“Jatah 13 ribu sambungan baru tersebut sudah diusul kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi sejak 2020 namun belum ada respon,” tegas Ketua Forum Jargas Kaltim ini.

Selain itu, Siti Hamnah juga meluruskan isu mengenai adanya kenaikan tarif Jargas yang selama ini beredar di tengah masyarakat.

“Sejak BME berdiri pada 2013, belum pernah ada kenaikan tarif,” pungkasnya.

Akan tetapi, Siti Hamnah mengakui ada biaya administrasi sebesar Rp4.500 dan Rp1.500 untuk biaya perawatan yang dibebankan kepada pelanggan. Itupun sudah disosialisasikan sebelum diberlakukan.