Baju Hazmat Buatan Indonesia Lolos Standar WHO

share on:
potret baju Hazamat berstandar ISO 16604 Class 3 buatan PT Sritex telah mendapat pengakuan WHO

UPDATEINDONESIA.COM- Ada kabar baik bagi Indonesia di tengah pandemi. Baju Hazmat buatan anak bangsa dinyatakan memenuhi standar internasional yang ditetapkan Badan PBB untuk Kesehatan Dunia (WHO).

 

Dilansir dari laman Instagram BNPB Indonesia, Jumat (29/5), disebutkan bahwa baju APD berstandar ISO 16604 Class 3 ini diusulkan PT Sritex. Baju ini dijamin memiliki ketahanan terhadap masuknya bakteri atau virus dengan ukuran yang sangat kecil. Diketahui, Standar ISO 16604 Kategori kelas 3 setingkat lebih tinggi dibandingkan kelas 2 atau ISO 16604 Class 2.

 

Belakangan diketahui bahwa produsen tekstil yang terkenal dengan produksi seragam militer yang mendunia PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)/Sritex, diam-diam ikut memproduksi alat pelindung diri (APD) untuk penanganan corona.

 

Hal itu diakui Presiden Dirut PT Sritex Iwan Lukminto. Dian mengatakan sejak Januari 2020, Sritex membuat APD mulai Class 1, Class 2, dan terakhir Class 3.

 

Sejak saat itu, pihaknya bekerja keras untuk mendapatkan formula bahan baku yang bisa memenuhi Standar WHO. "Paling tidak satu bulan kami bekerja keras dan saya memimpin langsung pengembangan produk APD agar bisa mendapatkan ISO 16604 Class 3," tutur Iwan, seperti dikutip liputan6.com 

 

Iwan berharap APD ISO 16604 Class 3 buatan Sritex mampu menjawab kebutuhan tenaga medis yang berada di garda terdepan untuk menangani pasien Covid-19. “Ketersediaan baju APD tidak lagi menjadi kendala. PT Sritex mampu memproduksi baju APD kelas 1 sampai 500 ribu buah setiap bulan,” tegasnya.

 

Selain PT Sritex, beberapa perusahaan Indonesia lainnya juga dikabarkan tengah mengajukan permohonan untuk uji produk untuk mendapatkan sertifikat ISO yang sama. (*)

 

 

 

 

 


share on: