Buruh Batako Nyambi Jualan Sabu

share on:
HR (29), saat diamankan oleh polisi

UPDATEINDONESIA.COM- Seorang pria berinisial HR alias BR (29) diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang lantaran ketahuan menjalankan bisnis gelap narkotika jenis sabu-sabu.

Konon, pria yang sehari-hari bekerja di salah satu usaha percetakan Batako ini telah menjalankan bisnis haram tersebut sejak tiga bulan terakhir. Uang hasil penjualan barang setan itu digunakan untuk memenuhi hidup sehari-hari bersama istri dan kelima anaknya.

“Asal-usul dari mana barang haram ini diperoleh oleh tersangka masih pengembangan,” tutur Kasubbag Humas Polres Bontang AKP Suyono, Kamis (30/4) malam.

Suyono menyebut penangkapan pria ini berkat adanya laporan dari masyarakat setempat. Dari penggerebekan ini, polisi berhasil mengamankan sabu-sabu sebanyak delapan bungkus plastik klip seberat 2,50 gram.

Selain itu, polisi juga mengamankan perlengkapan alat hisap sabu, seperti bungkusan plastik klip bekas sabu, sedotan berujung runcing, korek gas, bong serta uang hasil penjualan sebesar Rp500.000.

“Tersangka ditangkap di rumahnya, Jalan Ir.H.Juanda RT 03 Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan pada 29 April malam,” ujar Suyono.

Narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan polisi dari tangan HR (29)

Dari keterangan tersangka kepada polisi, HR (29) mengaku telah enam kali memesan barang setan ini untuk dijual kembali. “Sekali membeli sebanyak 1 gram, kemudian dipecah menjadi 8 paket, tiap pocket dijual seharga Rp200.000,” jelasnya. 

Atas perbuatannya, HR (29) dijerat pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun sampai 20 tahun penjara.

Suyono mengingatkan para penikmat maupun pengedar narkotika jenis apapun supaya segera insyaf. “Kami berkomitmen dan tidak berkompromi terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Bontang,” tegas Suyono. (rus)


share on: