Dua Mantan Bos PT BME Jadi Tersangka

share on:
Mantan Direktur PT BME, Kasmiran Rais (dua dari kiri) saat mendampingi kunjungan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di terminal jaringan gas rumah tangga Bontang Barat, Kamis (27/9/2018).

UPDATEINDONESIA.COM- Kejari Bontang resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di PT Bontang Migas dan Energi (BME). Mereka adalah inisial KR dan MT.

"KR merupakan mantan direktur sedangkan MT adalah mantan Plt direktur PT BME. Keduanya disinyalir terlibat penyalahgunaan tata kelola perusahaan dan tata kelola keuangan perusahaan,” kata Kasi Pidsus Kejari Bontang, Ali Mustofa pada Kamis 22 Juli 2021.

Sebelumnya Kejari Bontang telah memeriksa sebanyak 16 saksi serta mengumpulkan sejumlah barang bukti sejak kasus ini bergulir pada 2018 lalu.

“Proses penyidikan melibatkan Inspektorat selaku aparat pengawas internal pemerintah untuk melakukan penghitungan indikasi kerugian keuangan negara (PKKN). Mengingat BME merupakan perusahaan daerah,” tegas Ali Mustofa.

Sayangnya, Ali Mustofa belum bisa membeberkan rincian jumlah kerugian negara dalam kasus yang menjerat KR dan MT. 

Korupsi di tubuh PT BME mencuat ke publik setelah sebuah LSM melapor ke Kejari pada 2018. Bagian intelijen Kejari Bontang kemudian melakukan penyelidikan dan menyimpulkan terdapat dugaan penyelewengan keuangan negara. 

Kemudian dilimpahkan ke bagian Pidsus untuk didalami berdasarkan hasil pada Mei 2019. Setahun berselang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, Pidsus memutuskan meningkatkan kasus ini ke penyidikan.

“Proses penyidikan sempat terhambat pandemi COVID-19,” ucap Ali Mustofa. (*)