Hari Terakhir Pencarian, BPBD Suwon Ke Keluarga korban Sebelum ke Laut

share on:
Tim BPBD Bontang sampaikan permohonan maaf kepada keluarga pemancing yang belum ditemukan sebelum hari terakhir operasi pencarian.

UPDATEINDONESIA.COM - Operasi pencarian terhadap S (50) pemancing yang hilang diterjang ombak bersama dua rekan dan alat kemudinya Ahad pekan lalu memasuki hari terakhir. 


Namun sebelum itu, Tim BPBD Bontang sudah suwon ke keluarga korban untuk menyampaikan rasa belasungkawa. Momen itu terpantau di kediaman keluarga korban di Bukit Indah, Jumat, (13/1/2023) siang.


"Kami atas nama pemerintah kota silaturahmi ke keluarga korban untuk menyampaikan duka cita atas musibah ini. Tim Operasi laut sudah bekerja maksimal tetapi sampai hari hasilnya masih nihil," tutur Kepala BPBD Bontang Zainuddin saat dikonfirmasi, Sabtu (14/1/2023).


Zainuddin mengatakan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) SAR, proses pencarian hanya dilakukan selama tujuh hari. Kendati demikian, BPBD Bontang tidak sepenuhnya lepas tangan bila korban belum ditemukan.


"Sesuai SOP, hari ini operasi pencarian terakhir akan tetapi kami tetap akan melakukan pemantauan tiap hari, terutama Sabtu dan Minggu," tegas Zaenuddin. 


Dua hari lalu, Tim Gabungan Operasi SAR berhasil menemukan korban berinisial D (47) di kawasan Pulau Serang atau sekitar 17 mil dari lokasi semula ketiga pemancing tersebut terhempas ombak hingga perahu mereka karam.


Insiden kapal tenggelam menimpa tiga orang pemancing di perairan Rig 1 PKT, Ahad pekan lalu. Korban berinisial R (27) berhasil diselamatkan kapal penjaring ikan setelah terombang ambing kurang lebih lima jam pasca dalam musibah ini. 


Sementara korban inisial D (47), warga Sangatta, Kabupaten Kutai Timur ditemukan tak bernyawa berselang lima operasi pencarian. Sedangkan korban inisial S (50) hingga saat ini masih dalam pencarian. (*)