HUT HIMPAUDI, Neni : Guru PAUD Garda Terdepan Indonesia Cerdas

share on:
Neni Moerniaeni selaku Bunda PAUD Kota Bontang Hadiri puncak HUT XIV Himpaudi. (Foto-Humas Pemkot Bontang) 

UPDATE.BONTANG- Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni selaku Bunda PAUD mengatakan kualitas pendidikan PAUD sangat ditentukan oleh tutor atau pendidik untuk mewujudkan Indonesia cerdas dan sehat. Oleh sebab itu, Neni menghimbau supaya guru PAUD senantiasa meningkatkan kompetensi dan kapabilitas dalam mengajar.

"Saya berharap di era global atau perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini menjadi hal wajib bagi guru PAUD untuk memperhatikan perkembangan akhlak anak didiknya," harap Neni saat menghadiri puncak HUT XIV HIMPAUDI sekaligus mengukuhkan 18 Bunda PAUD tingkat Kelurahan dan Kecamatan, di GOR PT Pupuk Kaltim,  Jalan Alamanda PC 6, Sabtu (31/8) pagi.

Kedepan, Neni ingin kualitas guru pendidik anak usia dini lebih berkualitas. Oleh karena itu, 18 Bunda PAUD tingkat kecamatan dan kelurahan yang telah dilantik diharapkan mampu mengimplementasikan program kerja sehingga pendidikan di tingkat PAUD menjadi harapan orangtua murid. 

“Pekerjaan mulia di dunia ini adalah guru yang menjadikan orang cerdas dan berakhlak mulia. Yang paling kita tekankan adalah karakter dan akhlak yang mulia. Bunda PAUD akan mencetak anak-anak yang cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia,” katanya.

Neni juga meminta agar Bunda PAUD yang telah dilantik agar bersinergi dengan instansi terkait dalam membangun karakter anak usia dini. Seperti Bunda PAUD Kota Bontang, Dinas Pendidikan, Himpaudi, maupun perusahaan serta masyarakat di wilayah masing-masing. 

“Para Bunda PAUD harus berkomitmen agar predikat Bunda PAUD tidak hanya sekedar simbol, melainkan dibuktikan dengan kerja keras dan nyata bersama pihak-pihak terkait lainnya untuk membangun PAUD lebih baik lagi,” pesannya.

Neni menekankan usia 0-6 tahun adalah masa keemasan sekaligus periode kritis dalam menentukan tahap tumbuh kembang anak untuk lebih siap masuk jenjang SD  dan seterusnya hingga dewasa.

"Di mana masa-masa itu adalah momentum yang efektif bagi orang tua maupun pendidik menanamkan karakter anak dan nilai-nilai positif sebagai penentu kualitas anak di masa depan," lanjutnya.

"Pendidik usia dini memiliki peran paling penting dalam menentukan karakter anak bangsa yang dampaknya dirasakan seumur hidup. Hasil studi membuktikan bahwa investasi pendidikan dengan ritem paling tinggi adalah investasi pendidikan anak usia dini,” paparnya.

Oleh sebab itu, para guru PAUD harus memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang stimulasi perkembangannya anak usia dini. Pengetahuan tersebut menjadi sangat penting untuk memberikan layanan yang maksimal kepada anak yang tepat, terutama penanganan Stunting di usia 0–2 tahun. 

"Sebab, jika salah penanganan pada usia 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) ini, dimungkinkan anak berpotensi untuk Stunting," lanjutnya. 

Karenanya, "Pemerintah sangat konsen memberikan perhatian, agar guru PAUD dapat menjadi agen pembaharu atau garda terdepan pencegahan stunting," tegas Neni. 

Selain itu, Neni juga mengapresiasi partisipasi sejumlah perusahaan dalam pembangunan anak usia dini. Hal itu dibuktikan dengan ditandatanganinya MOU antara pemerintah dengan beberapa perwakilan perusahaan. (Sena) 


share on: