Ibu Dua Anak Diterkam Buaya Di Area Lapangan Golf Badak LNG

share on:
Kondisi tangan korban pasca diterkam buaya di Area Lapangan Golf Badak LNG Bontang

UPDATE.BONTANG- Malang benar nasib Sakiyah (55), seorang Ibu Rumah Tangga di Jalan Zamrud 08 No 38 RT 47 Kelurahan Berebas Tengah Kecamatan Bontang Selatan, Kalimantan Timur.

Rutinitasnya mengambil kangkung di kolam area lapangan golf PT. Badak LNG hol XI untuk lauk-pauk harus berakhir tragis. Ia terkam buaya berukuran sekitar 2 meter pada Minggu, (8/9), sekira pukul 07.48 Wita.

Akibatnya, janda dua anak itu terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Badak akibat menderita luka serius. 

"Kondisi korban cukup parah,  jempol tangan kanan putus dan luka sobek di bagian paha kiri,” kata Bhabinkamtibmas Berbas Tengah Aipda Rudi Antoro saat dikonfirmasi, Senin (9/9)

Rudi (sapaan akrab Bhabinkamtibmas Berbas Tengah.red) menjelaskan, sesaat sebelum kejadian, korban kabarnya sudah diingatkan oleh salah seorang anggota Caddy golf. 

Apalagi area tersebut sudah terpasang tanda larangan "awas ada buaya". namun peringatan itu tidak diindahkan oleh korban. 

"Selang beberapa jam ada yang teriak minta tolong, ternyata korban tergigit buaya," ujar Rudi menirukan keterangan salah seorang Caddy golf.

Beruntung saat kejadian, Caddy Golf belum jauh posisi korban sehingga Sakiyah bisa tertolong. 

"Sekarang ini korban dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Wahab Syahrani (AWS)  Samarinda setelah mendapat perawatan intensif di RS Badak LNG," lanjut Rudi

Atas kejadian mengenaskan itu, Rudi mengimbau warga menjauhi kawasan berbahaya tersebut, Khususnya warga yang berdampingan langsung.

Setahu Rudi, beberapa warga masih nekat memancing maupun mengambil sayur mayur di area berbahaya tersebut, padahal telah dipasang tanda larangan serta di pagar setinggi dua meter. 

Sehingga untuk memasuki zona berbahaya di kawasan tersebut hanya bisa dilakukan jika menggunakan tangga.

“Diharapkan tidak ada lagi kejadian serupa, kita akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan Badak LNG soal keamanan disana,” pungkasnya.

Dalam waktu dekat ini, BKSDA Provinsi Kaltim akan mengevakuasi dua ekor buaya yang berada di area kolam tersebut guna menghindari kejadian serupa. 

"Hasil koordinasi dengan BKSDA Kaltim bersama Kepala Keamanan dan pihak Manajemen Badak LNG hari ini (Senin 9/9), kolam itu akan dibersihkan, dua ekor buaya di kolam itu akan dievakuasi,  namun sekarang masih menunggu kesiapan manajemen perusahaan," tegasnya. (Sena) 


share on: