Imam Masjid, Mualaf, Mubalig, Marbot, HMTB. Semua Dapat Bantuan Sembako Hari Ini

share on:

UPDATEINDONESIA.COM- Masa pandemi Covid-19 di Bontang, Kaltim, menjelang lebaran belum juga menunjukkan tanda berakhir. Jumlah pasien positif masih terus bertambah. Begitupun status Monitoring, ODP, OTG, dan PDP.

Dampak ekonomi yang ditimbulkan wabah ini juga kian terasa. Masyarakat yang terimbas pun terus bermunculan. Mulai dari warga berpenghasilan rendah hingga kalangan menengah.

Begitu pula di sektor usaha. karyawan banyak dirumahkan hingga terancam PHK karena pendapatan perusahaan anjlok. Sisi baiknya, enam dari 12 kasus terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 dinyatakan sembuh. Selebihnya dalam pemulihan kesehatan di ruang isolasi RSUD Taman Husada.

Untungnya, Pemkot Bontang berupaya menyiasati kondisi ini melalui program bantuan sosial untuk meringankan beban warga maupun petugas medis. Dalam hal ini Pemkot Bontang tak bekerja sendiri, tetapi mendapat dukungan dari perusahaan BUMN maupun Non-BUMN, Perbankan, Pemerhati Sosial dan agama, hingga instansi vertikal.

Terbaru, Baznas Bontang bersama Pemkot Bontang kembali menyalurkan bantuan paket sembako sebanyak 717 kepada pemuka agama. Rinciannya 218 mubalig, 198 imam masjid serta musala, 133 marbot atau penjaga masjid, 130 mualaf, 45 anggota Himpunan Majelis Taklim Bontang (HMTB), 22 tenaga non PNS di lingkungan Pemkot Bontang, 81 Wartawan.

Penyaluran paket Ramadhan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni didampingi Ketua Baznas Bontang Ustad Kuba Siga, di Pendopo Rujab Walikota, Rabu (20/5) pagi.

"Bantuan ini hasil kerjasama antara Pemkot dengan Baznas Bontang dalam menghimpun zakat pegawai ASN," ujar Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Neni memaparkan, sebelumnya Pemkot Bontang telah menggelontorkan uang APBD sebesar Rp3,5 miliar tiap bulan untuk membiayai 26 ribu lebih sambungan air PDAM.

Begitu pula dengan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan selama masa pandemi. Itu belum termasuk bantuan yang bersumber dari perusahaan, dan instansi vertikal serta pemerhati sosial.

"Mudah-mudahan Bontang menjadi kota pertama yang terbebas dari Covid-19, dan kita semua kembali beraktivitas seperti dulu lagi," harap Neni.

Sementara itu, Kepala Baznas Bontang, Ustad Kuba Siga menambahkan bantuan serupa juga disalurkan kepada 980 guru ngaji pada sehari sebelumnya. Selanjutnya, pihaknya mempertimbangkan usulan untuk guru swasta.

“Ada usulan untuk guru swasta namun masih di pertimbangkan karena harus disesuaikan dengan kemapuan keuangan,” tuturnya. Bantuan paket Ramadhan hanya disalurkan bulan ini. (rus)


share on: