Indonesia Diambang Resesi, Pemkot Bontang Wajibkan ASN Belanja Di Pasar Rakyat

share on:
Pemkot Bontang Luncurkan “Gerakan Betah” Belanja Tiap Hari Di pasar tradisional Rabu (23/9) pagi

UPDATEINDONESIA.COM- Pemkot Bontang, Kalimantan Timur meluncurkan terobosan baru berupa Gerakan Betah atau Belanja Tiap Hari di pasar rakyat, untuk mengantisipasi dampak resesi ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

Peluncuran program terbaru tersebut dilakukan oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, didampingi para kepala OPD di Pasar Thamrin Rawa Indah, Rabu (23/9) pagi.

Betah maksudnya, kata Neni, upaya menghidupkan kembali geliat ekonomi yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Ia pun meminta semua OPD, termasuk camat, lurah beserta staf secara bergiliran belanja di pasar rakyat. Tentunya tetap memperhatikan protokol Covid-19.

“Kadang-kadang kita belanja hanya di toko besar dan mengabaikan para pedagang kecil di pasar tradisional. Maka dengan Gerakan Betah secara tidak langsung akan membantu perekonomian masyarakat,” ucap Neni.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, Asdar Ibrahim menjelaskan, jadwal belanja para ASN yang telah ditentukan ke dalam Gerakan Betah nantinya akan dievaluasi setiap bulan.

“Tiap OPD akan diberikan jadwal dan peta belanja di tiga pasar tradisional yang ada di Bontang. Misalnya, hari ini di pasar Thamrin, besoknya di pasar Telihan dan seterusnya di pasar Citra Mas Loktuan,” tutur Ibrahim.

Dengan begitu, lanjut Asdar Ibrahim, diharapkan ASN di lingkup Pemkot Bontang dapat menjadi contoh dan vionir kepada masyarakat untuk menghidupkan kembali geliat ekonomi para pedagang kecil di tengah dampak pandemi Covid-19. (*)


share on: