Kaltim Tambah 89 Atlet untuk PON Papua

share on:
Logo PON XX Papua 2021 (Antaranews Kaltim/HO-PB PON XX Papua)

UPDATEINDONESIA.COM- Kontingen Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bertambah 89 atlet. Itu setelah mendapat dukungan dari Gubernur Isran Noor untuk memberangkatkan atlet peringkat ke empat dan lima pada babak prakualifikasi pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut.

Wakil Ketua IV KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras menjelaskan atlet tambahan tersebut berasal dari 12 cabang olahraga. Meliputi renang laut dan bisbol serta sepuluh cabang olahraga baru.

"Data awal kontingen PON Kaltim berjumlah 432 orang, dengan adanya tambahan 89 orang total menjadi 521 orang, terdiri dari atlet, pelatih dan ofisial," kata Rusdiansyah Aras, sebagaimana dilansir antara.com pada Rabu (9/6).

Ia membenarkan bahwa derasnya suara dari pengurus cabang olahraga untuk ikut berlaga di PON Papua telah mendapatkan restu dari Gubernur Kaltim Isran Noor. Tidak menutup kemungkinan, atlet peringkat keempat dan kelima tersebut punya motivasi dan bisa meraih medali di ajang kejuaraan empat tahunan itu.

“Gubernur Isran Noor memberikan persetujuan saat audiensi dengan Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya pada 21 Mei kemarin, untuk mengikutsertakan atlet di luar zona medali,” sambungnya.

Penambahan 89 atlet dalam kontingen tim PON tersebut secara otomatis berimbas pada pembengkakan anggaran. Saat ini KONI Kaltim telah menyediakan anggaran sebesar Rp 100 miliar, meliputi persiapan tim hingga keberangkatan menuju PON Papua.

“Tentunya kami berharap adanya tambahan dana dari APBD Perubahan," tegasnya.

Rusdiansyah Aras berharap seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota di Kaltim dapat berpartisipasi membantu persiapan atlet. Khususnya cabang olahraga tambahan. Minimal mendapatkan subsidi dana dari Pemerintah Kabupaten dan Kota saat pemusatan latihan di daerah.

Jadwal pemusatan latihan daerah dari KONI Kaltim diperkirakan berlangsung selama 3,5 bulan dimulai dari pertengahan Juli hingga pelaksanaan PON Papua 2-15 Oktober mendatang.

"Kami sudah melakukan survei sejumlah lokasi untuk pemusatan latihan para atlet. Di antaranya mes SKOI Kaltim dan Asrama Atlet di Stadion Sempaja, Samarinda,” bebernya. (*)