Kasus Narkoba di Bontang Makin Mengkhawatirkan

share on:
Salah satu tersangka penyalahgunaan narkotika yang berhasil diamankan oleh jajaran Polres Bontang baru-baru ini

UPDATEINDONESIA.COM- Sepanjang Agustus 2020, jajaran Polres Bontang berhasil mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan narkotika. Dari jumlah kasus tersebut, tercatat delapan tersangka yang dijebloskan ke dalam jeruji besi. Angka tersebut dinilai meningkat dari bulan lalu. Dimana pada Juli 2020, terdapat tujuh kasus dengan tujuh orang tersangka.

“Pada Agustus 2020, kami telah mengungkap tujuh kasus. Rinciannya, sebanyak lima kasus di wilayah Bontang, dua kasus di Polsek Marangkayu,” kata Kepala satuan Reserse Narkoba (Kasat Reskoba) Polres Bontang Ajun Komisaris Polisi I. Gusti Ngurah Suarka usai Video Conference dengan Kapolda Kaltim,  Selasa (8/9).

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Bontang Ajun Komisaris Polisi Suyono menambahkan, enam dari delapan tersangka yang berhasil diamankan berjenis kelamin laki-laki, selebih adalah perempuan.

“Jumlah barang bukti (BB) yang berhasil disita dari tujuh kasus tersebut  yaitu sebanyak 29,05 gram narkotika jenis sabu-sabu. Dua buah alat hisap sabu (bong) dan timbangan digital serta 7 buah handphone,” lanjut Suyono.

Untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika yang kian marak, pihaknya telah melakukan berbagai upaya sosialisasi, baik kepada masyarakat maupun ke sekolah-sekolah.

“Kami juga intens berkoordinasi dengan pihak Badan Narkotika Nasional Tingkat Kota (BNNK) Bontang, terutama dalam hal fungsi pencegahan,” jelas Suyono.

Suyono berjanji akan menindak tegas para pengguna maupun pengedar barang haram itu sebagai efek jera. “Tidak ada toleransi bagi siapapun yang terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika”, tegasnya.

Diketahui, sebelumnya pihak BNNK Bontang juga berhasil mengungkap jaringan sabu yang melibatkan Aparatur sipil Negara (ASN). Dua dari tujuh tersangka dalam kasus tersebut tercatat sebagai ASN di lingkungan Pemkot Bontang. (*)


share on: