Kominfo Blokir 7 Situs Dan 5 Grup Medsos Jual Beli Organ Manusia

share on:
Ilustrasi jual beli organ manusia

UPDATEINDONESIA.COM- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir tujuh situs serta lima grup media sosial yang mengunggah konten jual beli organ tubuh manusia. Pemutusan akses dilakukan sejak 12 Januari 2023. 


Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan menyatakan pemutusan akses itu dilakukan sesuai permintaan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara RI. 


“Kami sudah menerima surat dari Bareskrim Polri kemarin dan hari ini. Isinya meminta Kominfo untuk melakukan pemutusan akses atas tujuh situs yang memuat konten manipulasi data tersebut,” tutur Samuel.


Sebelumnya Tim AIS Kementerian Kominfo telah melakukan pemantauan terhadap beberapa situs dan akun media sosial yang diduga memuat konten jual beli organ tubuh. 


“Kami melakukan pencarian situs jual beli organ tubuh manusia seperti yang disampaikan penyidik Kepolisian yang tengah menangani kasus di Makassar dengan laporan adanya situs jual beli organ tubuh lewat Yandex,” tegas Samuel.


Hasil temuan itu kemudian disampaikan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk mengonfirmasi pelanggaran yang terjadi.  Berdasarkan hasil profiling dan analisis semua situs itu berada atau dibuat di luar negeri.


“Semua datanya kami kirimkan untuk memastikan situs tersebut benar-benar melanggar hukum. Lalu Bareskrim Polri mengirim surat untuk memutus akses tiga situs pada hari Kamis dan hari ini (Jumat) ada empat situs,” tuturnya. 


Semuel mendorong masyarakat untuk segera melapor ke Kementerian Kominfo jika menemukan situs sejenis agar bisa dilakukan penanganan sesuai perundangan yang berlaku. Menurutnya, peran masyarakat penting untuk membantu penyidikan. 


“Kami berharap masyarakat dapat melaporkan lewat aduankonten.id,” pintahnya. (*)