Komitmen Perangi Narkoba, Lapas Bontang Tunggu Hasil Penyelidikan Polda Kaltara

share on:
Suasana Kantor Lapas Kelas IIA Bontang di Kelurahan Bontang Lestari.

UPDATEINDONESIA.COM- Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA kota Bontang, Kaltim, tak menepis indikasi keterlibatan salah satu narapidana (Napi) berinisial DK dalam pengungkapan jaringan narkotika di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), baru-baru ini.


Pasalnya, dari hasil razia insidentil pada Selasa (3/8/2021), pihak keamanan Lapas Bontang berhasil menemukan satu unit handphone dari kamar hunian DK. “Alat komunikasi tersebut diduga milik DK dan yang bersangkutan dan saat ini sudah dibawa ke Polda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Kalapas Bontang Ronny Widiyatmoko dalam keterangan tertulisnya kepada updateindonesia.com Senin (9/8/2021) sore.


Ronny menyebut indikasi keterlibatan DK sebagai pengendali narkotika dari dalam lapas diketahui berdasarkan press rilis Polda Kaltara pada Senin (9/8/2021). Saat itu pula ia memerintahkan Kepala KPLP melakukan razia dan dan memindahkan DK ke sel pengasingan.


“Kita sudah komitmen untuk ikut menjaga Negeri ini dalam hal pemberantasan, pencegahan, dan penyalahgunaan narkotika. Khususnya di Lapas tempat kami mengabdi. Untuk itu kami rutin tiap sepekan sekali melakukan razia, pemeriksaan urine tahanan, serta tetap memperketat pengawasan maupun penggeledahan terhadap barang yang masuk,” ucapnya.


Ronny menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan kepolisian maupun BNN dalam mengungkap dan memberantas narkoba yang ada di Lapas.


“Kami tidak segan mengambil tindakan jika benar ada WBP kami terlibat sebagai pengendali narkotika dari dalam lapas. Saat ini kami terus menjalin komunikasi dengan pihak  kepolisian Polda Kaltara mengenai kasus ini,” tegas Ronny. (*)