Kronologi Dua Warga Bertikai di Muara Badak, Korban Membela Diri Dengan Taji

share on:
Dua warga Muara Badak mendapat perawatan medis usia terlibat pertikaian pata Senin (9/5/2022) petang 

UPDATEINDONESIA.COM- Dua orang dilarikan ke rumah sakit usai terlibat pertikaian di Muara Badak, Kalimantan Timur. Polisi berharap pihak keluarga tidak ikut terpancing.


"Kasus sedang ditangani Polsek Muara Badak," ujar Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, melalui Plt Kasi Humas IPTU Mandiyono kepada updateindonesia.com, Rabu (11/5/2022).


Mandiyono mengatakan peristiwa mencekam ini terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 16 Desa Badak Baru pada Senin petang tiga hari lalu. Pertikaian ini menyebabkan keduanya dilarikan ke rumah sakit.


“Keduanya masih di rumah sakit,” ungkap Mandiyono.


Polisi menyebut pertikaian ini ditengarai persoalan sepele yang berujung fatal. Pasalnya, pria berinisial KA (58) yang saat itu tengah duduk di atas motor bersama rekannya di pinggir jalan, tiba-tiba disamperin oleh S (38) seraya berkata, “Apa kamu lihat-lihat”, dan terjadi cekcok mulut.


Selanjutnya, S (38) melayangkan pukulan ke wajah KA (58) sebanyak dua kali, yakni di bagian pipi kiri dan hidung. Disaat bersamaan, KA (58) meraih tangan S (38) untuk menghindari pukulan berikutnya.


Namun tetap mendapat serangan. Merasa terdesak, KA (58) lantas mengeluarkan sebilah taji dari jok motornya. Sementara S (38) meresponnya dengan meraih sepotong kayu. Aksi saling serang pun tak terhindarkan hingga keduanya dilarikan ke rumah sakit.


KA (58) dilaporkan menderita luka sobek di bagian kepala dan tangan akibat pukulan benda tumpul. Sementara S (38) mengalami luka robek pada bagian perut, paha kiri, dan betis kiri akibat sabetan benda tajam.


“Keduanya sama-sama warga Muara badak tetapi tidak saling kenal,” ujar Mandiyono.


Dalam kasus ini, kata Mandiyono, S (38) terancam Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Sementara untuk KA (58) masih didalami, apakah tindakan pembelaan yang dilakukan termasuk overmacht (keadaan yang memaksa) atau tidak.